belajar alkitab 2


 atau lebih dari cara-

cara ini untuk menyusun pikiran kita. Dalam I Korintus 1: 3,

4,8 dan 9, Paulus menggunakan alasan dan akibat dan peng-

ulangan untuk memperjelas maksudnya bagi kita.

~ 3 Bacalah tiap-tiap ayat di bawah ini, dan tentukan cara

penyusunan mana, yang tercantum dalam kolom ka-

nan, yang dipakai untuk menjelaskan pikiran pokok-

nya. Saudara dapat memakai suatu cara penyusunan

lebih dari sekali dan mungkin memerlukan lebih dari

satu keterangan untuk beberapa ayat.

· ... a Galatia 6: 7-9 menuai apa yang kita

tanamkan

· ... b Efesus 2:14-18, pikiran bahwa Kris-

tus mempersatukan dan memperda-

maikan bangsa Yahudi dan orang

bukan Yahudi

Yang Harus Saudara Kerjakan

· ... c I Raja-raja 17:8-24, pikiran bahwa

ketaatan Elia telah menjadikannya

seorang hamba Allah.

· ... d Hakim-hakim 6 :11-40, pikiran bah-

wa tanggapan Gideon kepada pang-

gilan Allah telah mendatangkan per-

ubahan.

1) Pengulang-

an

2) Alasan dan

akibat

3) Pembedaan

4)Pengem-

bangan

5) Pikiran po-

kok


.... e II Tawarikh 1:7.12, pikiran bahwa

karena Salomo melakukan sesuatu,

maka Allah melakukan sesuatu .

. . . . f Efesus 4:17-32, pikiran tentang apa

yang tercakup dalam hidup baru

dalam Kristus.

GAYA PENULISAN

Tujuan 3. Mengenali gaya penulisan utama yang dipakai

dalam Alkitab.

Sejarah

Alkitab mengisahkan sejarah hubungan antara Allah de-

ngan manusia. Jadi, itulah suatu kisah tertulis mengenai

apa yang terjadi dalam kehidupan orang-orang tertentu.

Roh Kudus menuntun para penulis untuk memilih orang-

orang dan kejadian-kejadian tertentu untuk disampaikan

kepada kita. Ketika kita membacanya, kita dapat memper-

baiki hubungan kita dengan Allah. Kita dapat membangun

iman kita dengan jalan menarik hikmah dari pergumulan dan

kemenangan mereka.

Misalnya, ketika kita membaca tentang tugas yang dibeban-

kan Allah kepada Gideon dan pergumulan Gideon melawan

ketakutan, kita dapat belajar untuk menghormati Allah dan

mengatasi ketakutan kita terhadap orang lain dan kegagalan

(lihatlah Hakim-hakim 6 dan 7). Kisah yang terindah adalah

kisah Kristus sendiri. Dengan mengikuti teladan-Nya, kita

dapat hidup dalam ketaatan kepada kehendak Allah.

Di seluruh Alkitab terdapat sejarah. Kitab-kitab yang ter-

utama merupakan kitab sejarah adalah Yosua sampai dengan

Ester dalam Perjanjian Lama, dan Matius sampai dengan

Kisah Para Rasul dalam Perjanjian Baru. Kejadian sampai

dengan Ulangan adalah campuran sejarah dan nubuat.

Alkitab Sebagai Karya Sastera 51

SEJARAH

Nubuat

Dalam sejarah Alkitab, Allah memakai beberapa orang,

yang dinamakan nabi, untuk berbicara langsung kepada

bangsa mereka atas nama Tuhan. Mereka menyatakan ke-

hendak dan tujuan Allah. Yang mereka sampaikan itu ada-

lah nubuat. Nubuat mereka menyatakan kebenaran yang

digenapi dengan segera dan juga kebenaran yang akan dige-

napi pada masa mendatang. Mereka menubuatkan kejadian-

kejadian yang akan terjadi pada akhir zaman. Dalam kitab

Yehezkiel, Daniel, dan Wahyu terdapat banyak nubuat se-

perti itu.

Ada gunanya bila pertama-tama kita menyelidiki nubuat-

nubuat yang telah dipenuhi dan diterangkan dalam Perjan-

jian Baru. Misalnya, Kisah Para Rasul menyebut penggenap-

an beberapa nubuat Perjanjian Lama. Antara lain pencurah-

an Roh Kudus, penderitaan dan penolakan Kristus, perbu-

dakan umat Israel di Mesir, kebangkitan Kristus, keselamat-

an bagi orang bukan-Yahudi dan ketegaran hati manusia

yang mengakibatkan mereka tidak mengerti Injil.

Meskipun makna sebagian nubuat sukar dimengerti kare-

na berisi banyak lambang, kita perlu mempelajarinya untuk

mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang rencana

Allah bagi kita. Dalam ketujuh belas kitab terakhir dalam


Perjanjian Lama, kitab Mazmur dan kitab Wahyu terdapat

nubuat-nubuat yang penting.

NUBUAT

Puisi

Puisi adalah gaya penulisan yang menggunakan pola ter-

tentu dalam baris dan irama untuk mengungkapkan emosi

yang dalam. Sejarah menceritakan kejadian-kejadian sebe-

narnya atau apa yang dilakukan manusia, sedangkan puisi

menyatakan apa yang dipikirkan dan dirasakan manusia -

senang, sedih, putus asa, atau bersukacita. Puisi banyak me-

makai bahasa kiasan. Puisi tidak dapat ditafsirkan secara

harfiah, sedangkan sejarah dapat. Jadi, bila kita membaca

kitab Ayub, Mazmur, Amsal, Pengkhotbah dan Kidung

Agung, dan banyak ayat bersajak yang tersebar di seluruh

Alkitab, kita harus memperhatikan pemakaian bahasa kiasan.

PUISI

Alkitab Sebagai Karya Sastera

Keserupaan

53

Perhatikanlah teriakku

Berilah telinga kepada perkataanku

Perbedaan

Kekuatiran dalam hati membungkukkan orang

Tetapi perkataan yang baik menggembirakan orang

Agar supaya pilaran mereka berirama, penulis Ibrani se-

ring kali saling menghubungkan dua jalan pikiran. Ini dise-

but keserupaan atau paralelisme. Hubungan itu dapat meru-

pakan ulangan. Dalam Mazmur 5:2, maksud baris pertama,

"Berilah telinga kepada perkataanku, ya Tuhan, indahkan-

lah keluh kesahku," diulangi dalam baris berikutnya, "Per-

hatikanlah teriakku minta tolong, ya Rajaku dan Allahku".

Kedua baris berikutnya salingmengulangi dan cara ini dilan-

jutkan di seluruh mazmur ini.

Dua baris dapat dihubungkan dengan menunjukkan per-

bedaannya: "Kekuatiran dalam hati membungkukkan orang,

tetapi perkataan yang baik menggembirakan dia" (Amsal

12:25). Atau, dua baris dapat dihubungkan dengan menam-

bahkan satu pikiran yang lain untuk menolong menerang-

kannya. Cara ini dipakai dalam Ayub 36:21 yang dimulai

dengan, "Jagalah dirimu, janganlah berpaling kepada keja-

hatan." Baris berikutnya menambahkan artinya, "Karena

itulah sebabnya engkau dicobai oleh sengsara."

Pikiran-pikiran pokok dalam kitab-kitab puisi adalah me-

ngenai emosi dalam kehidupan kita. Kitab Ayub menggam-


barkan penderitaan manusia. Kitab Mazmur menuntun kita

untuk beribadah kepada Allah. Kitab Amsal menunjukkan

bahwa kita membutuhkan kebijaksanaan dalam menjalani ke-

hidupan sehari-hari. Kitab Pengkhotbah menunjukkan pan-

dangan hidup yang negatif, yang penuh kebimbangan. Kitab

Kidung Agung mengungkapkan kasih dalam perkawinan.

Surat-surat

Surat mudah dikenali. Surat dimulai dengan salampembu-

kaan, mempunyai berita pokok dan berakhir dengan salam

perpisahan. Isi pokok surat itu mungkin menyangkut jawaban

pertanyaan-pertanyaan yang disebut dalam surat orang lain.

Maka ada baiknya untuk mengingat bahwa surat merupakan

tanggapan terhadap keperluan-keperluan yang khusus. Surat

tidak memberi ajaran yang lengkap mengenai suatu pokok.

Rasul Paulus menulis 13 pucuk surat dalam Perjanjian

Baru, yang disebut Surat Kiriman. Beberapa orang lain me-

nuliskan ke-Bsurat lainnya. Bila kita mempelajari semua surat

inidan membandingkan ajarannya, kita menerima bimbingan

bagi iman dan kehidupan baru kita di dalam Kristus.

SURAT -SURAT

Alkitab Sebagai Karya Sastera 55

Yang Harus Saudara Kerjakan

4 Bacalah tiap-tiap ayat berikut ini dan tuliskan gaya

penulisan apa yang dipakai dalam setiap ayat itu.

· a Filipi 1 :1-2

· b Zefanya 1 :14-18

..•. c Mazmur 91

..•. d I Korintus 5:9-11

.... e II Samuel 7:18-28

· ... f Ayub 36:22-26

· .•. g Kisah Para Rasul 2:1-13

· ..• h Wahyu 4:1-11

1) Sejarah

2)Nubuat

3) Puisi

4) Surat

56 Cara Mempelajari Alkitab

Cocokkan Jawaban Saudara

1 a 1) Harfiah.

b 2)Kiasan.

c 2)Kiasan.

d 2)Kiasan.

Dalam c dan d Yesus menunjuk orang Kristen sebagai

domba.

3 a 3) Pembedaan; tuaian kematian diperbedakan dengan

tuaian hidup yang kekal.

b 1) Pengulangan, istilah-istilah serupa seperti "Dialah,"

"mati-Nya," "oleh salib," "melenyapkan," "Ia da-

tang dan memberitakan," "oleh Dia."

c 4) dan 5) Pengembangan dan pikiran pokok; Elia me-

naati Allah, setiap saat bergantung pada Allah dalam

rentetan kejadian-kejadian itu, dan pada akhirnya

janda itu mengenalinya sebagai hamba Allah.

d 5) Pikiran pokok; Allah memberi Gideon tiga tanda

yang menciptakan saat yang menentukan dalam

hidupnya.

e 2) Alasan dan akibat; Salomo berdoa mohon hikmat

dan kebijaksanaan. Doa ini berkenan kepada Allah

dan sebagai akibatnya Allah mengabulkan doanya

dan mengaruniakan banyak hal lainnya.

f 3) Pembedaan; kehidupan lama yang jahat, berdusta

dan kemarahan diperbedakan dengan kehidupan

baru atau keinginan baru dan cara berpikir baru,

kebenaran dan hidup tenang.

Pikiran saudara mungkin tidak tepat benar dengan yang

diberikan di sini, tetapi saudara harus dapat menerangkan

alasan bagi pilihan saudara.

Alkitab Sebagai Karya Sastera 57

2 a 2) Anak Manusia.

b 8) Iblis.

c 1) Orang-orang yang termasuk dalam kerajaan Allah.

d 4) Anak-anak si jahat.

e 7) Dunia ini sebagaimana adanya.

f 5) Akhir zaman.

g 6) Kerajaan surga.

4 a 4) Surat; bagian ini merupakan salam pembukaan pada

permulaan surat.

b 2) Nubuat; bagian ini menubuatkan hal-hal yang akan

terjadi pada akhir zaman .

c 2) Nubuat dan 8) Puisi; bagian ini mengikuti pola ter-

tentu dalam baris-barisnya dan menunjukkan kese-

rupaan, juga memberitakan kebenaran Allah.

d 4) Surat; bagian ini merupakan jawaban bagi orang-

orang tertentu mengenai suatu masalah yang mereka

hadapi.

e 1) Sejarah; ini adalah catatan pengalaman Raja Daud.

f 8) Puisi; bagian ini menunjukkan pola tertentu dalam

baris-barisnya dan keserupaan.

g 1) Sejarah; ini merupakan catatan tentang apa yang ter-

jadi pada hari Pentakosta.

h 2) Nubuat; ini merupakan suatu penglihatan atau nu-

buat dari kejadian-kejadian di masa mendatang.

Persiapan untuk

Penelaahan

Alkitab

Sekarang setelah kita membicarakan alasan-alasan untuk

penelaahan Alkitab dan dengan singkat menguraikan tentang

Alkitab, kita perlu membicarakan bagaimana menelaah Alki-

tab. Dalam pelajaran ini kami akan membicarakan hal-hal

yang akan menyiapkan saudara untuk belajar. Kemudian,

dalam empat pelajaran berikutnya kami akan mengemuka ..

kan beberapa cara untuk mengatur penelaahan saudara.

Mungkin saudara berpikir bahwa mempelajari Alkitab

adalah suatu tugas yang mustahil. Begitu banyak bahan

yang harus dipelajari dan ada bagian-bagian yang sukar

dimengerti. Tetapi sama seperti dengan tugas berat lainnya I

jika saudara tahu bagaimana melakukannya dan membagi..

nya dalam bagian-bagian yang lebih kecil, saudara sudah

mengerjakan banyak.

Sebenamya, lebih dari 20 orang telah menyumbangkan

tenaga dan pikiran mereka untuk menyiapkan buku ini,

yaitu Cara Mempelajari Alkitab, dengan memakai proses

yang terdiri dari 35 tahap. Banyak tahap baru diselesaikan

setelah bekerja beberapa minggu lamanya dan ada beberapa

yang harus diulangi. Buku ini hanyalah sebuah dari serang-

kaian buku yang telah dan sedang dituliskan untuk meno-

long saudara mengenal Allah dan mengetahui kehendak-Nya

bagi kehidupan saudara. Beberapa tahun lalu seluruh tugas

ini kelihatannya mustahil. Namun pekerjaan itu kini sedang

dilaksanakan, karena kami mempunyai suatu rencana kerja.


MEMPELAJARI

ALKITAB

KELIHATAN

MUSTAHIL

Dalam pelajaran ini saudara akan mempelajari ...

Peralatan Dasar untuk Belajar

Peraturan Dasar untuk Penafsiran

Doa Memohon Bimbingan

Pelajaran ini akan menolong saudara ...

• Menyebut peralatan dasar bagi penelaahan Alkitab.

• Menyebut peraturan dasar tentang cara menafsirkan mak-

sud penulis yang sebenarnya.

• Mengatakan mengapa saudara memerlukan Roh Kudus

mengajarkan saudara sementara saudara belajar.


PERALATAN DASAR UNTUK BELAJAR

Tujuan 1. Menunjukkan pengertian tentang pemakaian tiger

alat dasar untuk penelaahan Alkitab.

Cara terbaik untuk bertumbuh secararohani ialah mempe-

lajari Alkitab. Saudara tidak dapat bersandar pada pelajaran

atau ajaran orang lain. Mempelajari Firman Allah adalah tugas

perorangan. Mungkin itulah tugas yang paling pribadi yang

pernah saudara lakukan. Tugas ini akan mempengaruhi selu-

ruh keadaan saudara - watak dan tingkah laku saudara.

Biasanya, saudara mempengaruhi orang-orang di sekitar

saudara. Karenanya, apa yang saudara pelajari dalam pene-

laahan pribadi ini haruslah saudara bagi-bagikan kepada

orang lain. Sementara saudara belajar dan bertumbuh dalam

pengetahuan akan Allah, saudara hendaknya mengajar dt

sekolah Minggu, membagikan penemuan saudara dalam

kelompok penelaahan Alkitab, dan memberitakan Kristus

kepada teman dan tetangga saudara.

MEMILIKI SEBUAH ALKITAB

Peralatan yang saudara perlukan untuk penelaahan Alki-

tab tidak banyak. Tentu saja, saudara memerlukan sebuah

Alkitab. (Sangat menolong bila saudara mempunyai bebe·

rapa terjemahan Alkitab supaya saudara dapat membanding.

kan susunan kata dari ayat-ayat yang sukar dimengerti. I

Alkitab menyatakan semua wahyu Allah kepada manusia.

Alkitab menceritakan apa yang perlu saudara ketahui ten-

tang hidup baru dalam Kristus dan hidup kekal di surga.

Jadi, Alkitab sendiri adalah penafsir yang terbaik mengenal

Persiapan untuk Penelaahan Alkitab 61

kebenarannya. Makin banyak saudara membacanya makin

banyak saudara mengerti maksudnya.

Mata dan pikiran saudara adalah alat kedua untuk belajar.

Bila saudara mempergunakan mata itu, saudara dapat meng-

alami banyak hal yang tak dapat dialami oleh seorang buta.

Namun demikian, begitu banyak orang yang dapat melihat

itu bersifat lalai dan tidak benar-benar "melihat" atau meng-

alami segala sesuatu yang dapat mereka alami dengan mem-

pergunakan indra penglihatannya dan kemampuannya

untuk berpikir.

MEMBACA DAN MERENUNGKAN

Penglihatan jasmani berhubungan erat dengan penglihatan

rohani. Dengan demikian kita memperoleh pengetahuan atau

pengertian akan kebenaran Allahyang tersembunyi. Sebenar-

nya, ayat Kitab Suci memakai kata "melihat" dengan arti

"mengetahui kebenaran rohani." Menurut II Korintus 4:4,

orang-orang yang tidak percaya Injil Kristus telah dibutakan

oleh Iblis, sehingga mereka tidak dapat melihat terang yang

datang dari Firman Allah. (Lihatlah juga Matius 13:14.16.)

Yesaya 44:18 mengatakan bahwa orang yang menolak Allah

itu, ''matanya melekat tertutup, sehingga tidak dapat meli-

hat, dan hatinya tertutup juga, sehingga tidak dapat mema-

hami" kebenaran. Pada pihak lain, orang yang suci hatinya,

orang yang mengasihi Allah, akan "melihat Allah" seperti

yang dikatakan Matius 5:8. Namun, banyak orang Kristen

yang bersalah karena tidak mempelajari Firman Allah seba-

gaimana mestinya. Mereka tidak "melihat" atau mengalami

banyak kebenaran yang sebenarnya dapat mereka alami.

Saudara dapat memulai dengan mempunyai pikiran Kris-

tus (I Korintus 2:16), jika saudara memperkenankan Roh

Kudus menjelaskan Firman itu kepada saudara. Tujuan

penelaahan saudara adalah mendapatkan penglihatan rohani.

Saudara ingin mengetahui kebenaran Allah dan menerapkan-

nya dalam keputusan dan perbuatan sehari-hari (I Korintus

2:13-16). Melalui penelaahan yang saksama saudara akan

mengetahui ajaran Alkitab tentang kehidupan baru saudara.

Saudara akan mempunyai persiapan yang lebih baik untuk

mengenali dan menolak ajaran sesat. Rasul Paulus memperi-

ngatkan jemaat-jemaat yang baru dan kawannya, Timotius"

untuk waspada terhadap guru-guru sesat. Mereka akan beru-

saha menjauhkan orang Kristen dari kebenaran dengan mem-

buat mereka mematuhi peraturan yang tidak sesuai dengan

Alkitab. (Lihatlah Efesus 4:14.)

MENULIS

Alat yang ketiga adalah sebuah pena untuk membuat ca-

tatan sementara saudara membaca Alkitab. Menuliskan SE'-

suatu menolong saudara untuk mengingatnya, karena sauda-

ra "melihatnya" dari segi yang lain. Ketika saudara menulis-

kan kata-kata yang diulang atau hal-hal khusus yang disebut-

kan, saudara benar-benar akan "melihat" lebih banyak hal

yang dituliskan penulis itu. Catatlah ayat-ayat lain yang tE'-

lah disebut supaya saudara dapat membaca dan memban-

dingkannya. Tuliskan juga setiap pertanyaan yang terlintas

dalam pikiran saudara sementara saudara membaca, atau

pikiran apa pun yang terpikir oleh saudara. Kemudian h8.11

ketika saudara membaca kembali catatan itu, saudara akan

Persiapan untuk Penelaahan Alkitab 63

mulai mengerti Alkitab dengan lebih baik dan dapat menja-

wab beberapa pertanyaan saudara.

Sebenarnya, hanya ketiga alat ini, yaitu Alkitab, mata

rohani dan jasmani, serta sebatang pena, yang saudara perlu-

kan untuk mempelajari Alkitab. Namun, masih ada peralat-

an lain yang berguna untuk penelaahan Alkitab. Saudara

mungkin dapat menggunakan sebuah konkordansi Alkitab

yang mencantumkan semua kata di Alkitab dan penunjuk

ayatnya dalam susunan menurut abjad. Jika misalnya sau-

dara ingin membaca beberapa ayat mengenai "iman", de-

ngan mudah saudara dapat menemukannya dengan melihat

kata "iman" dalam konkordansi itu.

Kamus Alkitab adalah alat yang memberikan definisi kata-

kata sukar dan keterangan tentang masa, tempat, kebuda-

yaan dan orang pada zaman Alkitab. Suatu alat lain ialah

buku-buku tafsiran. Buku-buku itu dituliskan oleh berbagai

ahli Alkitab yang membagikan pengertian mereka tentang

Kitab Suci yang didasarkan pada penelitian yang lama dan

tekun.

Roh Kudus akan

membimbing

saudara kedalam

semua kebenaran


Jangan merasa cemas, jika peralatan tambahan ini tidak

ada pada saudara. Roh Kudus akan menyatakan arti Firman

itu kepada saudara, meskipun saudara tidak mempunyai alat

bantuan untuk penelaahan. Mintalah bimbingan ilahi semen-

tara saudara mempraktekkan cara-cara belajar yang telah

saudara pelajari dalam kursus ini .

•••

Yang Harus Saudara Kerjakan

1Saudara dapat mengandalkan Alkitab saja ketika bela-

jar tentang wahyu Allah kepada manusia, karena

a) buku-buku agama lainnya yang terkenal menjiplak

kebenaran Alkitab.

b) tidak ada buku lain yang membicarakan wahyu Allah

kepada manusia.

c) Alkitab menyatakan semua wahyu Allah kepada ma-

nusia.

2 Peralatan yang paling penting untuk penelaahan Alki-

tab adalah

a) buku-buku tafsiran oleh penulis terkenal.

b) sebuah alkitab, mata saudara, dan sebatang pena.

c) buku-buku mengenai wahyu-wahyu baru.

3 Hubungan antara penglihatan rohani dengan penglihat-

an mata dikemukakan oleh istilah

a) melihat kebenaran.

b) keadaan kebenaran.

c) terang untuk melihat.

Persiapan untuk Penelaahan Alkitab 65

4 Tujuan utama untuk menuliskan catatan sementara

saudara belajar ialah agar

a) mempunyai catatan tentang apa yang telah saudara

pelajari.

b) tak perlu mengingat apa yang telah saudara baca.

c) melihat apa yang telah saudara pelajari dari segi lain.

Cocokkan jawaban saudara.

PERATURAN DASAR UNTUK PENAFSIRAN

Tujuan 2. Menunjukkan pengertian tentang ketiga peratur-

an dasar untuk penafsiran.

Saudara mungkin bertanya-tanya bagaimana memulai pe-

nelaahan Alkitab itu. Dengan buku mana saudara akan memu-

lainya? Berapa ayat yang harus saudara pelajari setiap hari ?

Sebaiknya saudara mulai dengan buku yang singkat (se-

perti Surat Kolose yang akan kita pelajari dalam pelajaran 5)

dan mempelajari 20-25 ayat sehari. Saudara mungkin dapat

membaca lebih banyak dari jumlah itu, tetapi penelaahan sau-

dara akan memakan waktu lebih lama. Saudara hendaknya

mempelajari suatu bagian yang pendek setiap hari agar men-

dapatkan manfaat yang terbanyak dari pelajaran saudara.

Sebagaimana saudara mungkin bertanya-tanya tentang ca-

ra-cara belajar, saudara mungkin juga mempunyai pertanyaan

tentang arti bagian-bagian tertentu dalam Kitab Suci. Bagai-

manakah saudara dapat menafsirkan atau menerangkan arti-

nya? Satu peraturan penafsiran adalah: Ajukan pe1'tlIDyaan

tentang setiap bagian Kitab Suci. Siapa penulisnya? Apakah

tujuan utamanya? Kepada siapa tulisannya ditujukan? Siapa

atau apa yang dibicarakan dalam ayat-ayat itu? Bagaimana

sesuatu dilaksanakan? Kapan terjadinya? Di mana terjadi-

66 Cara Mempelajari Alkitab

nya? Apa arti ayat-ayat ini? Apakah maksudnya mengata-

kan hal ini? Kebenaran apa yang dianjurkannya?

Kita akan memakai Roma 8:26, 27 sebagai contoh ayat

yang akan ditafsirkan.

Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan

kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus

berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada

Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan.

Dan Allah yang menyelidiki hati nurani, mengetahui mak-

sud Roh itu, yaitu bahwa Ia, sesuai dengan kehendak

Allah, berdoa untuk orang-orang kudus.

Kita tidak dapat menjawab ketiga pertanyaan yang mula-

mula, tetapi kita dapat meneliti apa yang dibicarakan dalam

ayat-ayat itu. Yaitu mengenai doa, doa Roh Kudus demi

kepentingan kita. Cara Roh berdoa adalah dengan "keluhan-

keluhan". Keluhan-keluhan itu keluar dari lubuk hati kita,

dalam "hati nurani" tempat tinggal Roh Kudus. (Lihatlah

Yohanes 14:15-17.) Roh Kudus berdoa ketika kita tidak

tahu bagaimana kita harus berdoa. Roh itu berdoa atas na-

ma umat Allah, di mana pun mereka berada. Ayat-ayat ini

berarti bahwa kita mempunyai Penolong yang sangat besar.

Ia tidak saja memohon kepada Allah karena kita, tetapi Ia

juga memohon hal-hal yang sesuai dengan kehendak Allah.

Kita belum dapat mengerti bagaimana ayat-ayat itu berguna

bagi tujuan pokok penulis, tetapi ayat-ayat itu betul-betul

berguna untuk memberi dorongan dalam iman. Satu hal

yang dikemukakan ayat-ayat itu ialah apabila kita benar-

benar berusaha untuk melakukan kehendak Allah, maka

Roh Kudus akan membaharui pikiran kita. Lalu kita akan

berdoa sesuai dengan kehendak Allah.

•••

Persiapan untuk Penelaahan Alkitab 67


KONTEKS MENOLONG

MEMPERJELAS ARTI

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang lain, kita

harus membaca ayat-ayat sebelum dan sesudah ayat yang

dipelajari. Ayat-ayat sebelum dan sesudah ayat-ayat itu di-

sebut konteks. Dengan membaca ayat-ayat 1-25, kita meli-

hat penulis sedang membicarakan kehidupan baru kitadalam

Roh (ayat 5, 9) sebagai anak-anak Allah (ayat 14, 17) yang

mempunyai pengharapan akan kemuliaan mendatang (ayat

18). Konteks ini menolong kita untuk lebih mengerti

mengapa kita memiliki kuasa Roh Kudus dalam doa. Itu

terjadi karena kedudukan kita di dalam Kristus.

Dengan membaca Roma pasal 1 kita tahu bahwa Paulus,

seorang rasul (ayat 1), menulis surat ini kepada gereja di

Roma (ayat 7). Setelah memberi salam, ia menyatakan tu-

juan utamanya dalam ayat 16 dan 17, yaitu Injil Yesus

Kristus mengajarkan bahwa keselamatan diperoleh dengan


iman dan bukan dengan suatu hal lain. Sekarang kita meli-

hat bagaimana penegasan kemenangan kita melalui Roh Ku-

dus dalam ayat 26 dan 27 mendukung tujuan utama Pau-

lus , Ia mengajarkan bahwa iman mendatangkan keselamat-

an dan kemuliaan mendatang di surga.

Peraturan kedua untuk penafsiran: Menerangkan arti ayat

Kitab Suci dalam hubungannya dengan konteksnya. Ajaran

sesat dapat timbul karena mengeluarkan sebuah ayat atau

sebagian ayat dari konteksnya. Kadang-kadang ada orang

yang menuntut janji Allah serta mengabaikan syarat-syarat

yang menyertainya. (Lihatlah syarat yang ada di Matius

6:33.) Yang lain lagi mungkin memakai sebuah ayat untuk

mendukung kepercayaannya sendiri tanpa memperhatikan

maksud ayat itu yang berdasarkan konteksnya. Misalnya,

seorang pria yang ingin menceraikan isterinya bisa menun-

juk pada I Korintus 7:1 untuk menyokong keinginannya

itu. Akan tetapi ayat ini saja tidak cukup untuk menyo-

kong argumentasinya. Sebenarnya, ketika kita membaca

seluruh pasal 7 ini, Efesus pasal 5 dan I Timotius 4:1-4, kita

melihat bahwa perceraian tidak berkenan kepada Allah.

Apabila satu bagian Alkitab memberikan ajaran yang

terbatas atau yang nampaknya bertentangan, kita perlu

mempelajari bagian-bagian lain yang memberi ajaran yang

berhubungan dengan masalah itu. Peraturan ketiga untuk

penafsiran ini menyediakan ajaran yang lebih lengkap dan

seimbang mengenai kebenaran. Pasal-pasal dalam Alkitab

Indonesia (TB) terbagi atas beberapa bagian yang disebut

perikop. Pada akhir kebanyakan perikop itu terdapat

penunjuk ayat-ayat yang berhubungan.

Semakin banyak saudara membaca Alkitab, makin mu-

dah bagi Saudara menggunakan ketiga peraturan ini.

•••

Persiapan untuk Penelaahan Alkitab 69

~ ~ Yang Harus Saudara Kerjakan

5 Pilihlah kata-kata yang paling tepat untuk menyempur-

nakan kalimat-kalimat berikut ini:

a Jika saudara mengajukan pertanyaan sementara

membaca sebuah bagian di Alkitab, maka hal itu

menolong saudara untuk

menafsirkan bagian itu/melihat seberapa banyak

yang telah saudara ketahui.

b Jika saudara tidak dapat menjawab banyak perta-

nyaan mengenai sebuah ayat, saudara harus

mencari suatu ayat lain/membaca konteksnya untuk

mendapatkan lebih banyak jawaban.

c Penunjuk ayat-ayat yang tercantum pada akhir suatu

perikop di Alkitab

sangat menolong bagi orang yang sedang belajar/pen-

ting bagi para guru saja.

d Memakai peraturan penafsiran akan menolong sau-

dara

mendapatkan dukungan bagipendapat saudara/meng-

hindarkan pikiran yang sesat.

6 Bacalah Roma 14:4 dan tafsirkanlah sementara saudara

membaca dan menjawab pertanyaan-pertanyaan beri-

kut ini.

a Ayat ini membicarakan hal apakah?


b Bacalah konteksnya yang terdapat dalam ayat 1·6.

Hal-hal apakah yang rupanya menimbulkan kesukar-

an dalam jemaat di Roma?

c Bacalah Kolose 2:16, yang diberikan sebagai ayat

penunjuk untuk Roma 14:1-6, dan I Timotius 4:3,

suatu ayat yang disebut dalam pelajaran ini. Apa

yang dikemukakan oleh ayat-ayat ini?

d Bacalah Yakobus 4:11, 12 yang memberikan ajaran

yang berhubungan. Apakah arti khusus yang baru,

yang dikemukakannya?

e Bacalah Matius 7:1-5 dan Lukas 6:37, 38, 41, 42

yang memberi petunjuk-petunjuk Yesus sendiri me-

ngenai persoalan ini. Hal-hal apa lagi yang ditekan-

kan dalam Lukas 6:37,38 tentang sikap kita terha-

dap orang lain?

f Sekarang bacalah Roma 14 seluruhnya untuk men-

dapatkan ajaran yang lebih saksama tentang ayat 4.

Apa yang harus saudara lakukan terhadap saudara-

saudara Kristen, yang kepercayaannya berbeda

dengan saudara?

Persiapan untuk Penelaahan Alkitab 71

DOA MOHON BIMBINGAN

Tujuan 3. Mengenali hubungan antara doa dan penelaahan

Firman Allah.

Kita mempunyai Roh Kudus untuk membimbing kita da-

lam kehendak Allah bagi diri kita. Roh Kudus mendiami

kita senantiasa, dan adalah penuntun kita. Hal ini diterang-

kan dalam I Yohanes 2:27.

Sebab di dalam diri kamu tetap ada pengurapan (Roh

Kudus) yang telah kamu terima daripada-Nya. Karena

itu tidak perlu kamu diajar oleh orang lain. Tetapi seba-

gaimana pengurapan-Nya mengajar kamu tentang segala

sesuatu - dan pengajaran-Nya itu benar, tidak dusta -

dan sebagaimana Ia dahulu telah mengajar kamu, demi-

kianlah hendaknya kamu tetap tinggal di dalam Dia.

Ingatlah, orang yang tidak mempunyai Roh Allahdi dalam

dirinya tidak dapat menafsirkan kebenaran rohani di Alkitab.

Tetapi kita juga tidak dapat, kecuali kalau kita meminta Roh

Kudus menolong kita. Ia tidak memaksakan kebenaran itu

kepada kita. Kita harus berdoa memohon pengertian seperti

yang berulang-ulang dilakukan Raja Daud.

Singkapkanlah mataku, supaya aku memandang keajaib-

an-keajaiban dari Taurat-Mu. Aku ini orang asing di du-

nia, janganlah sembunyikan perintah-perintah-Mu terha-

dap aku. Hancur jiwaku karena rindu kepada hukum-

hukum-Mu setiap waktu (Mazmur 119:18-20).

Penelaahan Alkitab yang efektif bergantung pada doa. Doa

menunjukkan sifat kerendahan hati, kesungguhan dan keter-

gantungan dalam hubungan kita dengan Allah. Doa menun-

jukkan bahwa kita memerlukan pertolongan dan bimbingan.

Doa menolong kita menaruh perhatian akan penelaahan kita

dan menanggapi pelajaran-pelajaran Alkitab. Doa membuka

pikiran kita sehingga kita siap untuk menerima kebenaran:


Sebab itu siapkanlah akal budimu, waspadalah dan letak-

kanlah pengharapanmu seluruhnya atas kasih karunia

yang dianugerahkan kepadamu pada waktu penyataan

Yesus Kristus (I Petrus 1:13).

Sekali lagi kami menunjuk kepada II Timotius 3:16, 17,

yang berbunyi,

Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat

untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk

memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam

kebenaran. Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunya-

an Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik.

Ayat-ayat ini menunjukkan mengapa kita harus mempelajari

Firman Allah. Berdoalah agar Roh Kudus akan menolong sau-

dara belajar sebanyak-banyaknya mengenai penafsiran Fir-

man Allah sementara saudara meneruskan pelajaran buku ini.

Persiapan untuk Penelaahan Alkitab 73

Yang Harus Saudara Kerjakan

7 Lingkari huruf di depan kata-kata yang menyempurna-

kan kalimat berikut dengan tepat. Doa sangat penting

bagi penelaahan Alkitab yang efektif karena

a) Roh Kudus adalah guru kita.

b) dengan doa itu kita mengakui keperluan kita akan

bimbingan.

c) membuka hati kita kepada kebenaran.

d) mengurangi beban kita untuk belajar dengan tekun.

Sekarang setelah saudara menyelesaikan keempat pelajar-

an yang pertama saudara sudah siap untuk menjawab bagian

pertama dari catatan siswa. Ulangi pelajaran 1-4, kemudian

ikutilah petunjuk-petunjuk dalam catatan siswa saudara

untuk mengisi lembaran jawaban itu.


Cocokkan Jawaban Saudara

1 c) Alkitab menyatakan semua wahyu Allah kepada manu-

sia.

5 a tafsirkan bagian ajaran itu.

b bacalah konteksnya untuk memperoleh lebih banyak

jawaban.

c sangat menolong bagi setiap orang yang belajar.

d menghindari ide-ide sesat.

2 b) sebuah Alkitab, mata saudara, dan sebatang pena.

6 a Jangan kita menghakimi sesama saudara Kristen kita.

Tuan mereka adalah Kristus, biarlah Dia sendiri yang

menghakimi mereka.

b Ada perdebatan tentang apa yang dapat dan yang tak

dapat dimakan dan apakah ada sesuatu hari yang harus

ditinggikan dari hari-hari lainnya. Jika saudara mem-

baca ayat 17 bahwa ini jangan menjadikan kita cemas.

c Kita harus mencari Allah untuk bimbingan dan bukan-

nya kepada manusia. Dengan demikian kita akan diha-

kimi sendiri oleh Allah dan bukannya oleh manusia.

d Tindakan menghakimi orang lain menunjukkan keti-

daktaatan kita. Jangan kita mempermainkan Allah

karena kita bisa dihukum lebih berat lagi.

e Jangan kita menghakimi orang lain tetapi kita harus

mengampuni dan mengasihi mereka dengan memberi

kepada mereka.

f Jangan menghakimi atau ..menghukum mereka; sebalik-

nya lindungi mereka supaya jangan berbuat sesuatu

yang akan melemahkan iman mereka.

3 a) melihat kebenaran.

7 a) Roh Kudus adalah guru kita.

Persiapan untuk Penelaahan Alkitab 75

b)dengan doa itu kita mengakui keperluan kita akan bim-

bingan.

c) membuka hati kita kepada kebenaran.

4 c) melihat apa yang telah saudara pelajari dari segi lain.

Penelaahan Tiap

Kitab Secara

Tersendiri

Mungkin kelihatannya lebih mudah untuk mengandalkan

beberapa ayat Alkitab yang kita gemari untuk membimbing

dan menguatkan kita secara rohani. Akan tetapi, kita me-

merlukan "makanan lengkap" dari Firman Allah, supaya

dapat bertumbuh sesuai dengan kepenuhan Kristus (Efesus

4:13). Setiap hari kita harus makan dengan penuh selera

dari Firman Allah supaya mencapai tujuan ini.

Yesus mengatakan, "Akulah roti hidup" ... barangsiapa

datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa

yang percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi" (Yohanes

6:35). Sebagai roti hidup, Yesus adalah sumber hidup kita.

Supaya dapat lebih mengerti kehidupan kita di dalam Kris-

tus, kita perlu mempelajari apa yang dikatakan setiap kitab

dalam Alkitab mengenai diri-Nya. Iman kita bertambah

bersama dengan pengetahuan kita.

Ketika orang banyak bertanya kepada Yesus apa yang

harus dilakukannya agar berkenan kepada Allah, Ia menja-

wab bahwa Allah menghendaki setiap orang percaya kepada

Putra-Nya. Bila kita percaya pada-Nya, kita dapat melaku-

kan apa yang dikehendaki oleh Allah (Yohanes 6:28, 29).


"MAKANAN" PENELAAHAN ALKITAB SECARA

LENGKAP MENGHASILKAN PERTUMBUHAN ROHANI

Dalam pelajaran ini saudara akan mempelajari •••

Manfaat Penelaahan Tiap Kitab Secara Tersendiri

Pendekatan Suatu Kitab Secara Tersendiri

Kitab Kolose

Pelajaran ini akan menolong saudara ...

• Lebih mengerti tujuan-tujuan penelaahan Alkitab .

• Mempraktekkan apa yang telah saudara pelajari tentang

penelaahan Alkitab.


MANFAAT PENELAAHAN TIAP KITAB SECARA TERSEN-

DIRI

Tujuan 1. Menuliskan manfaat-manfaat pribadi penelaahan

setiap Kitab secara tersendiri.

Lambat laun penelaahan setiap kitab di Alkitab ini akan

memperlengkapi saudara dengan pengetahuan yang teguh

mengenai seluruh Firman Allah. Saudara akan dapat meng-

erti bagaimana semua kejadian di Alkitab cocok satu sarna

lain. Saudara akan mengetahui lebih banyak dan dipersiap-

kan secara rohani untuk penggenapan nubuat yang berhu-

bungan dengan kedatangan Kristus yang kedua kalinya. Sau-

dara akan membangun landasan yang teguh untuk mempela-

jari lain pelajaran dan kebenaran rohani yang khusus.

Suatu manfaat yang sangat penting dari penelaahan Firman

Allah kitab demi kitab ialah kemampuan melihat ajaran-ajar-

an khusus dalam konteks (ayat-ayat sebelum dan sesudah-

nya). Sering kita hanya dapat mengerti arti yang dimaksud-

kan dalam sebagian Firman Allah kalau kita melihat kon-

teksnya. Jadi, pengetahuan tentang seluruh Alkitab akan

menolong saudara mengenali dan menolak ajaran-ajaran

sesat. Sekarang ini ajaran-ajaran sesat itu tersebar luas

seperti pada zaman gereja yang mula-mula. Banyak Surat

Kiriman dalam Perjanjian Baru secara langsung menguraikan

ajaran-ajaran sesat yang timbul dengan penyebaran Injil yang

pesat segera setelah kematian dan kebangkitan Kristus.

Manfaat terbesar karena mempelajari Alkitab kitab demi

kitab ialah bahwa Alkitab akan menjadi Firman yang hidup

di dalarn saudara. Setiap kali saudara mempunyai masalah

dalam hidup sehari-hari, saudara dapat berpaling kepada

ajaran Alkitab agar iman saudara dikuatkan dan saudara

diarahkan mengenai apa yang harus saudara lakukan.

Penelaahan Tiap Kitab Secara Tersendiri 79

~ ~ Yang Harus Saudara Kerjakan

1 Menuliskan tiga manfaat pribadi karena mempelajari

tiap kitab tersendiri.

PENDEKATAN SUATU KITAB SECARA TERSENDIRI

Tujuan 2. Menuliskan ketiga langkah utama dalam pene-

laahan kitab.

Saudara mulai menelaah sebuah kitab dengan membaca-

nya hingga selesai. Setelah menyelesaikan sebuah kitab, sau-

dara mulai melihat seluruh gambarannya. Sangat bijaksana

untuk membaca kitab Kolose, atau kitab apa saja yang akan

saudara pelajari, dua kali atau lebih (bahkan 10 atau 12 kali)

sebelum saudara mulai menuliskan catatan, atau berusaha

menjawab banyak pertanyaan. Pembacaan berulang-ulang

akan memberi gambaran yang umum tentang pokok utama

buku itu. Saudara akan tahu bagaimana perasaan penulis.

Perasaan itu bisa merupakan keputusasaan, dorongan, iba-

dah, pengharapan, sukacita, kekuatiran, kesedihan, keren-

dahan hati, kecaman atau lain perasaan manusia. Juga, pem-

bacaan saudara akan menyatakan kata-kata dan ungkapan

penting yang diulang di seluruh kitab itu.

Langkah pertama ialah membaca dan mengamati sampai

saudara mengerti apa yang dikatakan penulis itu. Langkah

ini memerlukan waktu dan kesabaran dan juga keinginan

untuk mengetahui apa yang dikatakan Firman Allah.


Langkah kedua ialah menafsirkan maksud penulis. Pakai-

lah ketiga peraturan penafsiran yang telah kita uraikan da-

lam pelajaran 4_ Ajukan pertanyaan, perhatikan konteksnya

dan bacalah ayat-ayat lain yang berhubungan. Juga, perhati-

kan gaya sasteranya, bahasanya dan susunan pikirannya.

Buatlah catatan berdasarkan apa yang ditunjukkan hal-hal

itu kepada saudara. Cobalah meringkaskan maksud kitab

itu. Ini berarti bahwa saudara harus memilih pokok-pokok

utama kitab itu dan menulis keterangan singkat tentang

hubungannya satu dengan yang lain. Pakailah kata-kata

saudara sendiri. Setelah saudara melakukan hal itu, buku

itu akan menjadi hidup bagi saudara serta menjadi sebagian

dari saudara, suatu kekuatan pribadi yang hidup.

Langkah ketiga ialah menerapkan kekuatan hidup itu

dalam hidup saudara. Saudara harus membiarkan apa yang

telah saudara pelajari tentang Kristus itu mengubah sifat

dan tindakan saudara. Jika hal ini terjadi, hidup saudara

akan menjadi "terang" bagi orang lain. Saudara dapat

menunjukkan kepada mereka jalan kepada Kristus.

•••~.~ Yang Harus Saudara Kerjakan

2 Sebutkan ketiga langkah utama dalam pendekatan sau-

dara untuk mempelajari sebuah kitab di Alkitab.

Penelaahan Tiap Kitab Secara Tersendiri 81

MEMBACA

BERTINDAK

KITAB KOLOSE

Tujuan 3. Mengetahui ide-ide pokok dalam kitab Kolose.

Sebelum saudara melanjutkan pelajaran ini, berhentilah

sebentar dan bacalah Kitab Kolose. Saudara mungkin ingin

membacanya beberapa kali sebelum mencoba untuk menaf-

sirkannya.

Setelah saudara membacanya sekali, lanjutkan penelaahan

saudara dengan membaca ulang dan mencatat kesan-kesan

pertama saudara mengenai kitab tersebut. Perhatikan

betapa seringnya kata-kata atau ide-ide ini diulangi: "iman",

"dilepaskan", "hidup dalam Kristus". Perhatikan kata-kata

82 CaraMempelajari Alkitab

yang diulang sementara saudara membaca. Hal itu akan

menolong saudara mengenali ide-ide pokoknya.

Yang Harus Saudara Kerjakan

Lingkarilah huruf di depan jawaban yang benar untuk

setiap pertanyaan.

3 Bagaimanakah perasaan atau suasana hati Paulus, ke-

tika ia menulis surat ini? Lihatlah Kol. 1:2-14; 1:24;

dan 2:1, 2, 5 yang dapat memberi bantuan.

a) Marah.

b) Belas kasihan.

c) Kuatir.

4 Berdasarkan bacaan saudara, yang mana dari pernya-

taan berikut ini memberi suatu ide pokok dari kitab

Kolose? Bacalah Kol. 2:10 dan 3:11 agar mendapat

pertolongan. Lingkari huruf di depan jawaban yang

benar.

a) Kita menerima hidup yang sempurna dengan jalan

bersekutu dengan Kristus.

b) Kita akan menerima hidup yang sempurna di surga.

Tujuan 4. Pakailah beberapa peraturan penafsiran untuk

mempelajari beberapa bagian pilihan di Kitab

Kolose.

Kolose ditulis dengan gaya penulisan surat. Penulisnya,

yaitu Paulus, sedang membicarakan ajaran-ajaran sesat ten-

tang keselamatan. Ia memakai kata-kata kiasan untuk me-

nolong orang-orang menggambarkan dalam pikirannya apa

arti sesungguhnya dari persekutuan dengan Kristus. Misal-

nya dalam Kol. 2:8, dia mengatakan, "Hati-hatilah, supaya

Penelaahan Tiap Kitab Secara Tersendiri 83

jangan ada yang menawan kamu." Ketika kita bersekutu

dengan Kristus, kita dibebaskan dari ikatan peraturan buat-

an manusia yang berkenaan dengan keselamatan. Kesela-

matan bukan penawanan. Kita bukan budak.

Paulus juga memakai berbagai macam cara penyusunan

ide-idenya untuk menekankan pokok utama ini. Buatlah

catatan tentang penemuan saudara dan kemudian kerjakan

latihan berikut ini.


Yang Harus Saudara Kerjakan

Isilah tempat-tempat yang kosong dengan kata atau

kata-kata yang tepat.

a Paulus memakai tiga kiasan untuk menggambarkan

perubahan sempurna dalam hidup kita, yang dise-

babkan karena bersekutu dengan Kristus. Kol.

2:11, 12, dan 20 melambangkan perubahan ini

dengan (2:11), ..

(2:12), dan (2:20).

b Ada beberapa lukisan tentang kehidupan kita dalam

Kristus. Dalam Kolose 1:18 dan 2:19, gereja di-

samakan dengan yang dikendalikan

oleh Kristus yang adalah ..

Dalam Kol. 3:9-14 kehidupan baru kita disamakan

dengan .


CARA MEMBUAT RINGKASAN

A. Gagasan pokok yang pertama

1. Soal penting yang pertama, yang berhubungan

dengan gagasanpokok yang pertama.

a. Soal kecil

b.Soal kecil

2. Soal penting yang kedua, yang berhubungan de-

ngan gagasanpokok yang pertama

a. Soal kecil

b. Soal kecil

B. Gagasan pokok yang kedua

1. Soal penting yang pertama, yang berhubungan

dengan gagasan pokok yang kedua

a. Soal kecil

b.Soal kecil

2. Soal penting yang kedua, yang berhubungan de-

ngan gagasanpokok yang kedua.

6 Untuk setiap hal pokok yang diuraikan di sebelah kiri,

tuliskanlah nomor yang menunjukkan cara penyusunan

gagasan-gagasanyang disebut di sebelah kanan .

. . . . a Kol. 2:12,13,20 dan 3:1 me· 1) Perbedaan dan

nunjuk kehidupan di dalam persamaan

Kristus. 2) Pengulangan

3) Alasan dan

akibat.... b Kol. 3:10, 11 mengemukakankesamaan semua orang Kristen

di dalam Kristus.

Penelaahan Tiap Kitab Secara Tersendiri

.... c Kol. 2:20 dan 3:1, 5,9:10

menunjuk kepada hubungan

antara dosa, kematian, dan

hidup.

Sangat menolong untuk menetapkan hubungan ajaran

sebuah kitab dengan jalan membandingkannya dengan

ajaran-ajaran yang berhubungan dalam kitab-kitab lain.

Jika saudara memeriksa ayat-ayat yang diberikan sesudah

tiap perikop kitab Kolose, saudara akan menemukan bebe-

rapa ayat kitab Efesus. Salah satu adalah Efesus 2:1-5. Di

sana kita membaca lagi tentang peralihan dari kematian

kepada kehidupan.

CONTOH

RINGKASAN KITAB KOLOSE

A. Salam dan doa

1. Ucapan syukur karena jemaat Kolose

2. Doa bagi jemaat

B. Sifat dan pekerjaan Kristus

1. Keadaan Kristus

a. Kodrat Allah yang sempurna

b. Pencipta dan Juruselamat

2. Apa yang dilakukan Kristus bagi kita

a. Menjadikan kita teman-teman-Nya

b. Memberi kita kuasa untuk melayani

C. Kehidupan baru di dalam Kristus

1. Hidup yang penuh kekuatan

2. Hidup yang merdeka

3. Hidup yang terdiri dari hubungan-hubungan baru

a. Hubungan dengan Allah

b. Hubungan dengan orang lain.


7 Isilah tempat kosong dengan kata-kata yang tepat.

Efesus 2:9,10 mengatakan, "Sebab karena .

........... kamu oleh ..

................................. ; itu bukan hasil usahamu, tetapi

................................ Allah, itu bukan hasil pekerjaan-

mu: jangan ada orang yang memegahkan diri. Karena

kita ini Allah, dalam

.................................. untuk melakukan .

yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya

kita hidup di dalamnya."

Semua pikiran dalam ayat ini tidak baru bagi saudara,

karena mereka berhubungan dengan apa yang telah saudara

ketahui dari penelaahan kitab Kolose. Hal ini sekali lagi

mengingatkan kita bahwa Alkitab terdiri dari banyak kitab.

tetapi masih merupakan satu kitab.

8 Tuliskan dengan singkat manfaat pelajaran ini bagi

saudara.

Tujuan 5. Menyebut dengan cara-cara apa saudara dapat

memiliki hidup yang berlimpah-limpah bersama

Kristus seperti yang dilukiskan dalam Kolose.

Hanya bila saudara mempertimbangkan ajaran-ajaran Fir-

man Allah dengan roh doa dan menanggapinya, maka saudara

dapat memperoleh keuntungan dari penelaahan saudara.

Pengetahuan saja tidaklah cukup. Saudara harus menerapkan

apa yang telah saudara pelajari dan memperkenankan Allah

menyesuaikan hidup saudara dengan rencana-Nya.

Penelaahan Tiap Kitab Secara Tersendiri 87

Tak seorang pun dari kita yang dapat menyatakan bahwa

kehidupannya seratus persen sesuai dengan kehidupan yang

diuraikan dalam kitab Kolose. Sekalipun begitu, Allah telah

menolong kita dan kita menuntut janji-Nya untuk mendapat

pertolongan seterusnya.

Bacalah kalimat-kalimat berikut dan pilihlah salah satu

dari dua jawaban yang diberikan.

9 Untuk menghampiri hadirat Allah, saya tidak boleh

membiarkan diri saya

a) melepaskan pengharapan yang telah saya peroleh.

b) mengunjungi gereja lain.

10Untuk memberitakan Kristus kepada orang lain saya

harus memakai

a) kekuatan yang disediakan oleh Kristus.

b) kekuatan apa pun yang ada pada diriku.

11 Jagalah supaya jangan ada orang yang memperbudak

saudara dengan

a) rantai besi yang berat.

b) tipu daya hikmat manusia.

12 Berlakulah adil terhadap orang lain, dengan mengingat

bahwa

a) mereka mungkin akan berusaha membalas perbuatan

saudara.

b) saudara pun mempunyai Tuan di surga.

Selesailah penelaahan yang singkat mengenai kitab Kolo-

se. Saudara mungkin ingin mempelajari kitab Kolose lebih

lanjut, bila saudara melihat hubungannya dengan kitab-kitab

yang lain. Juga, di dalam kitab ini terdapat kebenaran-kebe-

naran yang berharga untuk memperkaya ibadah saudara.

Kiranya Tuhan memberkati saudara ketika saudara menggu-

nakan kepandaian saudara untuk mempelajari kitab Kolose

dan kitab lainnya di dalam Alkitab.


Cocokkan Jawaban Saudara

1 Mengetahui seluruh Alkitab, mengenal dan menolak

ajaran sesat, mempunyai Firman yang Hidup dalam hati

saudara.

Saudara mungkin ingin mencantumkan lain manfaat

pribadi yang telah saudara pelajari dari pengalaman.

7 Kasih karunia, diselamatkan, iman, pemberian, buatan,

diciptakan, Kristus, Yesus, pekerjaan yang baik.

2 Membaca dan mengamati, menafsirkan dan menerapkan.

8 Jawaban saudara sendiri. Mungkin penelaahan itu akan

menolong saudara menyadari betapa memuaskan kehi-

dupan di dalam Kristus itu. Mungkin saudara telah me-

nemukan suatu kebenaran yang dapat diterapkan dalam

mengajar orang lain.

3 c) Kuatir; Paulus mengasihi orang-orang Kristen ini (1:3,

"mengucap syukur"; 1:9, "tiada berhenti-henti ber-

doa untuk kamu "). Dia cukup mempedulikan mereka,

sehingga menderita karena mereka (1 :24) dan bekerja

keras (2:1) bagi mereka dan mendorong mereka da-

lam iman (2:2).

9 a) melepaskan pengharapan yang telah saya peroleh.

4 a) Kita menerima hidup yang sempurna dengan jalan

bersekutu dengan Kristus. Kristus adalah "kunci"

bagi kehidupan kita (2:3). Sekurang-kurangnya Kris-

tus disebutkan 38 kali sebagai Kristus, 12 kali sebagai

Yesus, Tuhan atau Anak, dan banyak kali sebagai Ia

atau Dia. Kata-kata yang diulang menolong untuk

mengenali ide-ide pokok.

10 a) kekuatan yang disediakan oleh Kristus.

Penelaahan Tiap Kitab Secara Tersendiri 89

5 a penyunatan, penguburan, kematian; semua kiasan ini

mengemukakan pemisahan.

b tubuh, kepala, pakaian baru.

11 b) tipu daya hikmat manusia.

6 a 2) Pengulangan; gagasan dibangkitkan dari kematian

disebut dalam setiap ayat.

b 3) Alasan dan akibat; sebagai akibat dari hidup baru

kita, maka kita sekalian sama dalam Kristus: "Kris-

tus adalah semua dan di dalam segala sesuatu."

el) Perbedaan dan persamaan; mati terhadap dosa

(2:20) adalah laksana mematikan semua keinginan

duniawi (3:5) sama seperti hidup kita di dalam

Kristus (3:1) adalah laksana mengenakan manusia

baru (3:9, 10).

12 b) Saudara pun mempunyai Tuan di surga.

Penelaahan Pokok

Paulus berbicara tentang doa dalam suratnya kepada

Jemaat Kolose. Ia mengatakan, "Bertekunlah dalam doa

dan dalam pada itu berjaga-jagalahsambilmengucap syukur"

(4:2). Kemudian ia minta jemaat itu berdoa baginya dan

rekan-rekannya. Ia ingin agar Allah memberi kesempatan

kepada mereka untuk memberitakan Injil. Agar dapat

mengerti mengapa Paulus menyuruh jemaat itu bertekun,

berjaga-jaga, mengucap syukur, dan memohon hal-hal ter-

tentu dalam doa, kita akan mengadakan suatu penelaahan

pokok mengenai doa.

Bilamana saudara tidak mengerti sesuatu mengenai kehi-

dupan saudara dalam Kristus, saudara dapat mengadakan

suatu penelaahan pokok mengenai hal itu. Saudara mung-

kin ingin mengetahui bagaimana hidup dengan iman. Mung-

kin saudara perlu dibaptis dalam Roh Kudus. Tahukah

saudara status saudara dalam Kristus? Bagaimana saudara

dapat hidup suci? Apa pun pokoknya, dengan menelaah-

nya saudara akan dapat mengerti lebih banyak mengenai

rencana Allah bagi diri saudara.

KESEIMBANGAN DAN PENGERTIAN

DATANG DARI PENELAAHAN

Dalam pelajaran ini saudara akan mempelajari ..•

Manfaat Penelaahan Pokok

Pendekatan kepada Penelaahan Pokok

Pokok Doa

Pelajaran ini akan menolong saudara ...

• Menyebut nilai penelaahan pokok .

• Mempraktekkan penelaahan pokok mengenai doa sebagai

suatu contoh untuk penelaahan pokok lainnya.


MANFAAT PENELAAHAN POKOK

Tujuan 1. Menyebut dua manfaat penelaahan pokok.

Kami telah mengemukakan satu manfaat penelaahan po-

kok. Yaitu sanggup mendapatkan jawaban untuk pertanya-

an-pertanyaan tentang bagaimana menjalani hidup Kristen.

Saudara mungkin menginginkan kepastian mengenai kesela-

matan saudara. Saudara mungkin memerlukan kemenangan

atas ketakutan yang ada dalam diri saudara. Atau saudara

mungkin ingin mengetahui kehendak Tuhan bagi diri sau-

dara. Saudara dapat menemukan jawabannya. Carilah di

dalam Alkitab ayat-ayat yang mengajarkan hal-hal itu.

Manfaat lain dari penelaahan pokok ialah,saudaradibantu

untuk mencocokkan ajaran-ajaran mengenai setiap pokok

penting dalam Firman Allah. Pokok-pokok yang utama ini

adalah kebenaran dasar yang dimaksudkan Allah sebagai

pedoman bagi hidup kita. Alkitab mengatakan:

Berpegang kepada perkataan yang benar, yang sesuai

dengan ajaran yang sehat, supaya ia sanggup menasihati

orang berdasarkan ajaran itu dan sanggup meyakinkan

penentang-penentangnya (Titus 1:9).

Sementara saudara mempelajari tiap kebenaran dari berbagai

segi pandangan, bandingkan tiap ayat dengan ayat-ayat lain-

nya. Maka saudara akan dapat menafsirkan Firman Allah

seperti yang diharapkan oleh Allah.

Penelaahan Pokok 93

~ ~ Yang Harus Saudara Kerjakan

1 Dengan perkataan saudara sendiri, sebutkan dua alasan

mengapa penelaahan pokok berguna bagi kita .

•••

PENDEKATAN KEPADA PENELAAHAN POKOK

Tujuan 2. Menuliskan tiga langkah dalam penelaahan pokok.

Penelaahan pokok dapat menghabiskan waktu yang sing-

kat atau lama. Beberapa pokok, seperti Roh Kudus atau

keselamatan, sering muncul di dalam Alkitab. Ahli Alkitab

yang menuliskan buku mengenai pokok-pokok ini sering

memerlukan waktu bertahun-tahun untuk mencari semua

ayat mengenai pokok itu.

Langkah 1 Tuliskan semua ayat yang dapat saudara temu-

kan mengenai pokok yang ingin saudara pelajari. (Da-

lam sebuah konkordansi tercantum banyak ayat me-

ngenai pokok apa pun.) Tuliskan penunjuk ayatnya

dan sebagian isi ayat itu dalam sebuah buku catatan .

Langkah 2 Susunlah ayat-ayat itu dalam kelompok-kelom-

pok yang bahannya berhubungan. Tuliskan judul un-

tuk setiap kelompok ayat.

94 CaraMempelajari Alkitab

Langkah 3 Buatlah ringkasan tentang hal-hal utama menge-

nai pokok-pokok yang terdapat dalam setiap kelom-

pok. Untuk melakukan hal ini, saudara harus mem-

baca setiap ayat dan konteksnya agar pasti tentang arti

yang benar. Tempatkan ayat-ayat itu di bawah judul

lain, jika saudara merasa perlu. Tuliskan ringkasan

singkat dengan kata-kata saudara sendiri.

~ ~ Yang Harus Saudara Kerjakan

2 Tuliskan tiga langkah dalam penelaahan pokok.

POKOK DOA

Tujuan 3. Memilih ayat-ayat Kitab Suci mengenai doa dan

mengelompohhannya menurut pokoknya.

Doa adalah pokok yang penting dalam Kitab Suci; kata

doa dituliskan lebih dari 500 kali. Kami memilih beberapa

di antara ayat-ayat itu untuk penelaahan ini. Saudara mung-

kin menemukan ayat-ayat lain yang dapat dimasukkan juga.

Ikutilah penelaahan ini dan kerjakanlah sendiri. Soal-

soalnya akan menolong saudara memeriksa kemajuan sau-

dara.

Penelaahan Pokok 95

Tuliskan

ayat-ayat

Susunlah

ayat-ayat

Ringkaskan

ayat-ayat

Pertama-tama, tuliskan semua ayat mengenai doa yang

dapat saudara temukan. Tuliskan sebagian isi ayat itu de-

ngan penunjuknya.

Berikut ini adalah ayat-ayat yang kita pakai dalam pene-

laahan ini: Kejadian 20:17,18; 25:22, 23; I Samuel! :10-20;

II Samuel 7:18-29; I Raja-raja 18:36-38; II Tawarikh 6:12-

42; Nehemia 1:5-11; Mazmur 4:4; 63:2; 95:6; Amsal

15:8; 28:9; Yesaya 1:15-20; 38:1.20; 56:7; 59:2; Yeremia

14:11; 33:3; Daniel 9:3, 21·23; Yunus 2:7; Matius 5:44,45;

6:1-14; 14:19, 23; 18:19, 20; 19:13-15; 26:36-44; Markus

1:35; 6:46; 11:24,25; Lukas 3:21,22; 5:16; 6:28; 9:28-36;

96 Cara Mempelajari Alkitab

10:2; 11:1-13; 18:1, 7, 10-14; Yohanes 15:7; 17:1-26;

Kisah Para Rasul 1:14, 24; 4:29; 6:6; 8:15, 22; 9:40; 10:1,

2, 9, 31; 16:25; Roma 8:26, 27; 10:1;


Related Posts:

  • belajar alkitab 2 atau lebih dari cara-cara ini untuk menyusun pikiran kita. Dalam I Korintus 1: 3,4,8 dan 9, Paulus menggunakan alasan dan akibat dan peng-ulangan untuk memperjelas maksudnya bagi kita.~ 3 Bacalah tiap-tiap ayat di bawah… Read More