12:12; 15:30, 31;
I Korintus 14:13-25; II Korintus 1:11; Efesus3:20;6:18-20;
Filipi 1:19; 4:6; Kolose 4:2-4; I Tesalonika 3:10; 5:25;-
II Tesalonika 3:1-2; I Timotius 2:1-8; 4:4, 5; 5:5; Ibrani
5:7; 10:22; 11:6; 13:18; Yakobus 1:5-8; 4:3; 5:13-17;
I Petrus 4:7; I Yohanes 3:20-22; 5:14-16; Yudas 20; Wahyu
5:8.
Jangan lupa menuliskan secukupnya dari isi ayat itu su-
paya mengetahui apa yang dikatakannya mengenai doa.
Untuk I Samuel 1:1-20 saudara boleh menulis: "Perempuan
itu terus-menerus berdoa di hadapan Tuhan . . . 'Aku seo-
rang perempuan yang sangat bersusah hati ... aku mencu-
rahkan isi hatiku di hadapan Tuhan' . . . Tuhan ingat kepa-
danya ... Hana melahirkan seorang anak laki-laki."
Untuk langkah yang kedua kami mengelompokkan ayat-
ayat itu sebagai berikut:
Orang yang harus didoakan. Matius 5:4; Kisah Para Rasul
6:6; Efesus 6:18; I Tesalonika 5:25; I Timotius 2:1, 2;
Yakobus 5:16.
BERDOA
UNTUK
ANAKMU
Penelaahan Pokok 97
Saat-saat kita harus berdoa. I Samuel 1:10, 16; Matius
26:36-44; Markus 1:35; Lukas 5:16; 18:7; Roma 12:12;
Efesus 6:18; I Tesalonika 3:10; I Timotius 5:5.
BERDOA
UNTUK
ORANG SESAT
I( II
Hal-hal yang menghalangi doa. Amsal 15:8; 28:9; Yesaya
1:15; 59:2; Matius 6:5; Lukas 18:10-14; 20:47; Yakobus
1:6-8; 4:3.
Tempat berdoa. Yesaya 56:7; Matius 14:23; Markus 6:46;
Lukas 9:18; Kisah Para Rasul1:14; 10:9; I Timotius 2:8.
Jawaban bagi doa. Kejadian 20:17, 18; 25:22, 23;
98 CaraMempelajari Alkitab
Daniel 9:21-23; Yunus 2:7; Kisah Para Rasul4:29-31; 8:17;
10:31; II Korintus 12:8, 9.
Permintaan Doa. I Raja-raja 18:36-38; Nehemia 1:5-11;
Mazmur 64:2; Yesaya 38:2-5; Matius 26:41; Lukas 22:32;
Yohanes 17:1-26; Kisah Para Rasul 1:24; 4:29; 8:15, 22;
BERDOA UNTUK
ORANG SAKIT
BERDOA BILA
BELAJAR
Penelaahan Pokok 99
BERDOA BILA
PERLU PERTOLONGAN
Kisah Para Rasul 9:40; Roma 10:1; 15:31; Efesus 6:18;
Yakobus 1:5; 5:13-14.
Bagaimana harus berdoa. Yeremia 33:3; Matius 6:7-14;
18:19, 20; 26:39; Markus 11:24, 25; Lukas 11:5-13; 18:1,
10-14; Yohanes 14:13, 14; 15:7; Roma 8:26, 27; I Korin-
tus 14:13-25; Filipi 4:6; Kolose 4:2; I Timotius 2:8; Ibrani
5:7; 10:22; 11:6; I Petrus 4:7; I Yohanes 3:20-22; 5:14, 15;
Yudas 20.
Pujian dan ucapan syukur. II Samuel 7:18-29; Yesaya 38:
10-20; Matius 14:19; Kisah Para Rasul 10:1, 2; 16:25;
I Timotius 4:4; Yakobus 5:13.
Sikap badan. I Raja-raja8:22; Mazmur95:6; Yeremia 33:3;
Daniel 9:3; Matius 19:13-15; 26:39; Markus 11:25; Lukas
18:13; Kisah Para Rasul 8:17; 9:40; I Timotius 2:8; Ya-
kobus 5:14.
Akibat doa. Amsal 15:8; Lukas 3:21, 22; 9:28-35; II Ko-
rintus 1:11; Efesus 3:20; Filipi 1:19; Yakobus 5:16, 17;
Wahyu 5:8.
100 CaraMempelajari Alkitab
Yang Harus Saudara Kerjakan
3 Lingkari huruf di depan tiap ayat yang menyebut doa.
a) I Petrus 3:7
b)I Petrus 3:9
c) I Petrus 3:12
d) I Petrus 3:17
4 Cocokkan setiap ayat dengan golongan yang sesuai dan
tuliskan nomor golongan di tempat kosong di depan
itu.
.... a Mazmur 66:18
· b Matius 7:7-11
· c Markus 6:41
· d I Tesalonika 5:17
1) Pujian dan ucapan syukur
2) Hal-hal yang menghalangi
doa
3) Bagaimana harus berdoa
4) Akibat-akibat doa
5) Saat-saat kita harus ber-
doa
Tujuan 4. Meringkaskan hal-hal yang pokok tentang doa
yang disebut dalam sekelompok ayat Kitab Suci.
Sekarang kita sudah siap untuk meringkaskan hal-hal po-
kok yang diberikan di bawah setiap judul yang berhubungan
dengan doa. Buku tafsiran yang paling baik tentang Alkitab
adalah Alkitab itu sendiri. Biarlah Alkitab berbicara kepada
saudara dan menjawab pertanyaan saudara.
Penelaahan Pokok 101
5 Kembalilah pada ayat-ayat di bawah judul orang yang
harus didoakan, dan cari ayat-ayat itu di Alkitab. Setelah
membaca semuanya, lingkari huruf di depan setiap per-
nyataan BENAR tentang orang yang harus kita doakan.
a Berdoa bagi para pemimpin, tetapi hanya jika mere-
ka itu orang yang hidup saleh.
b Berdoa bagi umat Allah di mana-mana.
c Berdoa bagi musuh-musuh kita.
6 Kembalilah kepada ayat-ayat Kitab Suci di bawah judul,
saat-saat kita harus berdoa, dan carilah ayat-ayat itu
di Alkitab. Setelah membacanya, lingkarilah huruf di
depan kata-kata yang dengan tepat menyempurnakan
kalimat berikut ini. Kita harus berdoa
a) baik siang maupun malam.
b) terus-menerus.
c) bagaimanapun juga perasaan kita.
7 Alasan lain mengapa kita harus berdoa senantiasa terda-
pat dalam Mazmur 121:4. Tuliskan alasannya di sini.
8 Apakah kita kadang-kadang bertanggung jawab atas ti-
dak dijawabnya doa kita? Alkitab mengatakan sesuatu
tentang hal itu juga. Bacalah ayat-ayat di bawah judul:
hal-hal yang menghalangi doa. Kemudian tandailah alas-
an yang akan saudara berikan, jika seseorang bertanya
kepada saudara apa yang dapat menghalangi doa kita.
a) Ketidaktaatan atau dosa tersembunyi yang dalam
hidup kita.
b) Memohon karena alasan yang mementingkan diri
sendiri.
c) Mungkin orang tua atau nenek moyang kita yang
berbuat dosa.
9 Daftar ayat-ayat Kitab Suci yang diberikan dalam pela-
jaran ini tidak lengkap. Cerita-cerita Alkitab juga mem-
beri pengertian yang menarik mengenai tempat-tempat
di mana orang pernah berdoa - seperti Yunus yang ber-
seru kepada Allah dari dalam perut ikan. Setelah mem-
baca ayat-ayat yang berkaitan dengan tempat berdoa,
tandailah kalimat yang saudara anggap betul.
a) Gereja adalah tempat yang paling baik untuk berdoa,
b) Jika saudara benar-benar ingin doa saudara dijawab,
berdoalah sendirian.
c) Kita dapat berdoa di mana saja dan Allah pasti men·
dengar.
10 Jawaban bagi doa. Jawaban Allah berbeda-beda. Ada
yang dengan segera diberikan, ada yang ditunda. Ada
orang yang menerima kesembuhan, dikaruniakan umur
panjang, anak, pengampunan, pertolongan dan pelbagai
masalahnya diselesaikan. Persediaan Allah tidak terba-
tas. Atas dasar Firman Allah, bagaimana saudara akan
menyempurnakan kalimat ini? Lingkarilah huruf di
depan jawaban yang benar. Ada orang yang menerima
jawaban yang berbeda dengan yang diharapkan
a) dan ada yang tidak pernah menerima jawaban.
b) tetapi semua orang menerima jawaban dari Allah.
c) jadi mungkin mereka tidak beriman.
11 Permintaan doa juga berbeda-beda. Ada orang yang
meminta tanda, kesembuhan, baptisan Roh Kudus,
bimbingan ilahi, iman yang lebih besar, dan kebutuhan-
nya dipenuhi. Mungkin yang sangat saudara perlukan
tidak disebut di sini, tetapi saudara dapat meminta de-
ngan iman dan saudara akan menerimanya. Pada baris
di bawah ini tuliskan permintaan doa saudara dan ayat
Alkitab yang saudara pilih sebagai pegangan saudara.
Penelaahan Pokok 103
12Bagaimana harus berdoa. Semuanya kita perlukan ha-
ruslah kita minta kepada Allah di dalam nama Yesus.
Kita harus minta agar hati kita bebas dari dosa, misal-
nya sifat yang tak mau mengampuni. Dalam daftar
ayat-ayat Kitab Suci yang diberikan itu, terdapat ayat-
ayat yang memberikan pola doa. Nama apakah yang
biasanya diberikan kepada pola itu dan di mana tem-
patnya di Alkitab?
13 Bila kita merenungkan kebaikan Allah terhadap kita,
hati kita menanggapinya dengan ibadah dan pujian.
Alkitab juga mendorong kita untuk menyanyikan nya-
nyian pujian dan ucapan syukur. Selesaikan ayat ini
yang terdapat dalam golongan pujian dan ucapan syu-
kur, bersama-sama dengan penunjuknya.
Kira-kira tengah malam ..
14Sikap badan kita selama berdoa terserah kepada kita
sendiri. Ada orang yang berdiri dan ada yang mengang-
kat tangannya. Orang lain lagi menundukkan kepala
atau berlutut. Selang beberapa waktu kita mungkin
melakukan semuanya itu. Setelah membaca ayat-ayat
yang dikelompokkan di bawah sikap berdoa, pemya-
taan manakah yang saudara anggap benar?
a) Sikap badan kita waktu berdoa harus sesuai dengan
tradisi.
b) Alkitab tidak memberi peraturan tertentu mengenai
sikap badan selama berdoa.
15 Akibat doa. Doa sangat berkuasa. Doa menarik kita
dekat dengan Allah, mengubah kita sehingga menjadi
serupa dengan Kristus, melepaskan kuasa Roh Kudus
yang ada di dalam diri kita. Dan doa kita sangat diin .
dahkan oleh Allah. Ayat manakah dalam daftar yang
memberitahukan bahwa doa kita merupakan keme-
nyan bagi-Nya?
Dari pelajaran ini saudara dapat mengetahui bahwa doa
adalah komunikasi dengan Allah. Saudara berkata-kata de-
ngan Allah dan Ia menjawab. Sementara saudara memprak-
tekkan ajaran-ajaran Alkitab mengenai doa, hidup saudara
akan berubah. Saudara akan menerima berkat besar dan
Allah. Saudara akan mempunyai kuasa untuk membagikan
berita Injil kepada orang lain.
Belajarlah terus tentang doa. Tambahkan ayat-ayat lain
kepada penelaahan mengenai doa, ketika saudara mempela-
jari pokok-pokok lainnya, karena pokok-pokok utama dj
Alkitab sangat erat terjalin. Selain itu, luangkanlah waktu
untuk mendengarkan pengalaman orang lain dalam doa.
Cocokkan Jawaban Saudara
1 Menolong kita memperoleh jawaban yang kita perlukan
dan juga menolong kita mencocokkan kebenaran-kebe-
naran Alkitab.
9 c) Kita dapat berdoa di mana saja dan Allah pasti mende-
ngar.
2 Menulis ayat-ayat Alkitab.
Mengelompokkan ayat-ayat itu.
Meringkaskan pokok-pokok utama.
Penelaahan Pokok 105
10 b) tetapi semua orang menerima jawaban dari Allah.
3 a) I Petrus 3:7.
e) I Petrus 3:12.
11 Jawaban saudara sendiri. Mungkin saudara meminta hik-
mat seperti dalam Yakobus 1:5.
4 2)a Mazmur 66:18.
3)b Matius 7:7-11.
l)c Markus 6:41.
5) d I Tesalonika 5:17.
12 Doa Bapa Kami. Matius 6:9-13.
5 a Salah.
b Benar.
e Benar.
13 Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji-pujian
kepada Allah dan orang-orang hukuman lain mende-
ngarkan mereka (Kisah Para Rasul 16:25).
6 a) baik siang maupun malam.
b) terus-menerus.
e) bagaimanapun juga perasaan kita.
14 b) Alkitab tidak memberi peraturan tertentu mengenai
sikap badan selama berdoa.
7 Allah tidak pernah mengantuk atau tidur.
15 Wahyu 5:8.
8 a) Ketidaktaatan atau dosa tersembunyi yang dalam hi-
dup kita.
b) Memohon karena alasan yang mementingkan diri sen-
diri.
Penelaahan
Kehidupan
Tokoh Alkitab
Di mana-mana orang tua maupun orang muda menyukai
cerita. Cerita menghibur kita. Tetapi dapat juga mengajar
kita. Cerita yang baik tak mudah kita lupakan. Yesus tahu
nilai cerita. Ia memakainya untuk melukiskan kebenaran-
kebenaran rohani yang mendalam.
Kita dapat bersyukur bahwa Allah memutuskan untuk
menuliskan banyak pelajaran Alkitab dalam bentuk cerita.
Tokoh-tokoh dalam cerita itu adalah orang-orang yang
benar-benar hidup pada zaman dahulu di muka bumi ini.
Mereka menghadapi masalah-masalah yang sama seperti
yang kita hadapi sekarang ini. Orang seperti Musa, Daud.
dan Petrus membuat kesalahan dan belajar dari kesalahan
mereka. Sekarang kita dapat membaca tentang mereka dan
mengambil manfaat dari pengalaman mereka. Kita juga
dapat membaca tentang kemenangan mereka dan dikuatkan
oleh iman mereka.
SEMUANYA ITU MENJADI CONTOH BAGI KITA
Dalam pelajaran ini saudara akan mempelajari ...
Tujuan Penelaahan Kehidupan Tokoh Alkitab
Pendekatan kepada Penelaahan Kehidupan Tokoh Alkitab
Kisah Yakub
Pelajaran ini akan menolong saudara ...
• Menerangkan bagaimana penelaahan kehidupan tokoh
Alkitab itu penting bagi kehidupan saudara.
• Menerapkan suatu penelaahan riwayat hidup Yakub seba-
gai contoh bagi penelaahan lainnya.
TUJUAN PENELAAHAN RIWAYAT HIDUP TOKOH ALKITAB
Tujuan 1. Mengenal pernyataan-pernyataan yang benar me-
ngenai pentingnya penelaahan kehidupan tokoh
Alkitab.
Alkitab menyebutkan lebih dari 2900 tokoh yang berbe-
da. Banyak di antara mereka hanya disebutkan namanya
saja, tetapi ada yang lain yang diuraikan dengan panjang
lebar. Uraian-uraian itu dapat kita gunakan sebagai pokok
untuk penelaahan seorang tokoh. Dalam penelaahan tokoh
kita melihat sejarah hidup seorang. Kita melihat siapa dia,
apa yang dilakukannya dan bagaimana sifatnya.
Metode penelaahan ini sangat efektif dalam mengajar
anak-anak. Mereka mendengar dengan penuh perhatian akan
kisah bayi Musa dalam sebuah keranjang, kisah pemuda
Daud yang menghadapi raksasa Goliat, Rut yang mengum-
pulkan bulir gandum yang tercecer, dan bayi Yesus di dalam
palungan. Anak-anak dengan mudah menyamakan dirinya
dengan teman-teman-nya di Alkitab. Mereka belajar pelajar-
an yang penting tentang kehendak Allah bagi hidup mereka.
SEMUA ORANG SUKA CERITA ALKITAB
Penelaahan Kehidupan Tokoh Alkitab 109
Orang dewasa juga menyamakan diri mereka dengan to-
koh Alkitab, terutama mereka yang bergumul dengan kele-
mahan dan keragu-raguan seperti yang dilakukan manusia di
mana pun juga. Meskipun beberapa tokoh Alkitab kelihatan
seperti hampir sempurna, namun mereka tidak sempurna.
Yakobus .5:17 menjelaskan hal ini; "Elia adalah manusia
biasa sama seperti kita." Doa kita akan seefektif doanya,
jika kita memohon dengan iman.
Daud disebut sebagai orang yang berkenan di hati Tuhan.
Namun demikian, adakalanya dia bersalah karena berdusta,
berzinah dan membunuh. Ini tidak berarti bahwa Allah
senang dengan dosa Daud. Daud berkenan di hati Allah,
karena dia bertobat dari dosa-dosanya. Dia memperoleh
pengampunan Allah. Dia belajar dari kesalahannya untuk
tunduk kepada Tuhan.
Kita dapat belajar dari kehidupan Daud agar tidak mela-
kukan kesalahan yang dilakukannya itu. Kegagalannya ada-
lah bagaikan nyala api pada malam yang gelap, yang mem-
peringatkan kita untuk berdoa agar jangan kita jatuh ke
dalam pencobaan. Demikianlah Firman Tuhan menekankan
tujuan penelaahan kehidupan tokoh Alkitab, "Semuanya ini
telah menimpa mereka sebagai contoh dan dituliskan untuk
menjadi peringatan bagi kita yang hidup pada waktu, di
mana zaman akhir telah tiba" (IKorintus 10:11).
Kakek dan ayah kita dapat memberi nasihat yang baik.
Mereka mengetahui kesusahan hidup ini. Mereka mengetahui
beberapa kebenaran tentang cuaca, pertanian, binatang, pe-
kerjaan, usaha, dan manusia. Biasanya,lebih mudah untuk be-
lajar dari mereka daripada mempelajari peraturan-peraturan
dari buku. Itulah sebabnya Alkitab tidak dituliskan sebagai
serangkaian peraturan. Sebaliknya, sebagian besar isi Alkitab
adalah terdiri dari pengalaman orang yang sungguh hidup,
tentang bagaimana Allah bekerja dalam hidup mereka.
Kita membaca dan mempelajari pengalaman-pengalaman
pribadi ini untuk memperoleh pengetahuan dan pertolongan
untuk hidup sebagai orang Kristen. Dalam penelaahan kita
tentang Yakub, lihatlah berapa kali saudara mempelajari suatu
kebenaran baru atau menerima pertolongan yang praktis.
~
1
Yang Harus Saudara Kerjakan
Lingkarilah huruf di depan setiap alasan yang BENAR
tentang pentingnya penelaahan riwayat hidup.
a Kita dapat menyamakan diri lebih baik dengan
orang-orang yang mempunyai nama Alkitab.
b Semua orang dapat belajar dari kesalahan orang lain.
c Kita dapat merasa bangga bahwa kita tidak melaku-
kan kesalahan yang sama seperti tokoh-tokoh Alki..
tab itu.
d Riwayat hidup sangat menarik bagi anak-anak mau-
pun orang tua, dan kita dapat belajar dari cerita-
cerita itu.
PENDEKATAN KEPADA PENELAAHAN KEHIDUPAN TOKOH
ALKITAB
Tujuan 2. Menceritakan bagaimana caranya mempelajari
kehidupan seorangtokoh Alkitab.
Setelah saudara memilih seorang tokoh yang ingin saudara
pelajari, tuliskan semua ayat yang dapat saudara temukan
mengenai tokoh tersebut. Prosesnya sama seperti untuk pe-
nelaahan pokok. Beberapa penelaahan akan singkat saja.
yang lain lagi akan panjang sekali. Misalnya, kisah Ratu
Ester hanya disebut dalam Kitab Ester saja. Sedangkan
Penelaahan Kehidupan Tokoh Alkitab 111
Musa adalah tokoh inti dalam empat kitab dan disebut
dalam 26 kitab lainnya.
Bacalah juga ayat-ayat yang tersebar di sana-sini mengenai
seorang tokoh. Keterangan yang singkat mungkin dapat
menolong saudara mengerti orang itu dengan lebih baik.
Juga, janganlah mengacaukan ayat-ayat yang berhubungan
dengan dua orang atau lebih yang memakai nama yang sama.
Sebagai contoh, ada enam orang wanita yang bernama Maria
dalam Perjanjian Baru, empat pria yang bernama Yohanes,
dan tiga yang bernama Yakobus.
Kedua, bacalah ayat-ayat tersebut. Tulislah catatan sing-
kat mengenai kehidupan, pekerjaan dan sifat-sifat tokoh itu.
Tidak semua riwayat hidup diberikan secara terperinci. Te-
tapi, carilah keterangan sebanyak mungkin mengenai latar
belakang hidupnya. Apa arti namanya? Bagaimana asal ke-
turunannya? Di mana dia melewatkan masa mudanya?
Pengaruh apa yang sangat penting dalam masa mudanya?
Misalnya, Timotius dibesarkan di bawah pengaruh saleh
neneknya Lois, dan ibunya, Eunike. Perhatikan siapa teman
dan rekan orang itu. Bagaimana pengaruh mereka atas diri-
nya? Ketika belajar mengenai diri Daud, ada faedahnya
untuk mempelajari kehidupan temannya, yaitu Yonatan.
Perhatikan tempat-tempat yang pemah didiami atau dije-
lajahi tokoh Alkitab itu. Misalnya riwayat hidup Musa da-
pat dibagi dalam tiga bagian. Dia melewatkan empat puluh
tahun di antara keluarga raja di Mesir, empat puluh tahun
sebagai gembala di Midian, dan empat puluh tahun ia me-
mimpin umat Israel menuju tanah perjanjian. Demikian juga
beberapa surat Paulus menjadi lebih berarti ketika kita me-
ngetahui bahwa surat-surat itu ditulisnya di dalam penjara .
Bagaimana kepribadian tokoh-tokoh Alkitab berbeda satu
dengan lainnya? Paulus, Petrus dan Yohanes adalah pemim-
pin-pemimpin yang kuat di dalam gereja yang mula-mula.
Allah memakai mereka semua dengan sifat dan bakatnya
yang khusus untuk menyampaikan kebenaran-Nya. Paulus
terkenal sebagai rasul iman, Petrus sebagai rasul pengharap-
an, dan Yohanes sebagai rasul kasih.
Kita melihat kekuatan mereka, dan juga kelemahan mere-
ka. Bagaimana kegagalan mereka mempengaruhi masa depan
mereka? Bagaimana Allah bertindak terhadap orang yang
telah saudara pilih untuk ditelaah?
Perhatikan kejadian-kejadian yang penting dalam kehi-
dupan orang itu. Bagaimana reaksinya pada waktu susah
dan senang? Perubahan-perubahan apa yang terjadi dalam
dirinya? Carilah keterangan mengenai hal-hal yang disum-
bangkannya kepada zamannya dan zaman kita sekarang ini.
Setelah saudara mengamati semua hal itu, ringkas kan pe-
lajaran-pelajaran pokok yang telah saudara pelajari dari riwa-
yat hidup orang itu.
2 Lingkari huruf di depan kata-kata yang dengan tepat
menyempurnakan kalimat berikut ini: Sebagai bagian
dari penelaahan yang lengkap tentang tokoh Alkitab,
saudara perlu memperhatikan
a) ayat-ayat yang tersebar sana sini mengenai tokoh itu.
b) bagian akhir dari hidup orang itu.
e) perkembangan watak orang itu.
d) seluk-beluk mengenai orang-orang yang sama nama-
nya.
Penelaahan Kehidupan Tokoh Alkitab
BUATLAH DAFTAR
MENGENAI FAKTA-FAKTA PENTING
Nama tokoh
Arti nama
Tempat lahir atau tempat kediaman
Nama kaum kerabat dan handai taulan
Tempat dalam sejarah
Sifat-sifat khusus
Kelemahan-kelemahan
Kekuatan-kekuatan
Kejadian-kejadian penting
Perbuatan-perbuatan penting
Pelajaran yang dapat ditarik dari hidup tokoh ini
KISAH YAKUB
Tujuan 3. Menyatakan pelajaran-pelajaran apa yang saudara
pelajari dari kehidupan Yakub.
Penelaahan kehidupan Yakub sangat berguna sebagai sua-
tu penelaahan tokoh. Yakub mempunyai beberapa keku-
rangan dalam tabiatnya. Dia berusaha sedapat mungkin
untuk mengakali orang lain. Dan kesalahan-kesalahan itu
dicatat di dalam Alkitab. Kita masing-masingdapat melihat
kekurangan kita di dalam diri Yakub. Namun demikian,
anugerah dan kuasa Allah telah mengubahnya dari seorang
penipu menjadi seorang penguasa yang mempunyai hubung-
an khusus dengan Tuhan. (Lihatlah Roma 9:10-13.) Kitab
Suci menerapkan pengalaman Yakub kepada hidup kita se-
mua, "Jadi hal itu tidak tergantung pada kehendak orang
atau usaha orang, tetapi kepada kemurahan hati Allah"
(Roma 9:16). Tentu saja ada pengharapan bagi kita juga,
bila kita memperkenankan Allah mengubah kita.
Langkah pertama dalam menelaah hidup Yakub ialah
menemukan ayat-ayat yang berhubungan dengan dirinya.
Riwayat hidupnya terdapat dalam Kejadian 25-50. Ada
banyak keterangan singkat mengenai dirinya, antara lain
Matius 1:2; 8:11; Lukas 1:32, 33; Yohanes 4:5, 6; Kisah
Para Rasul 7:8-16, 32; Roma 9:11-13; Ibrani 11:9, 13,21.
YAKUB DAN ESAU
SAUDARA KEMBAR
Kedua, bacalah ayat-ayat itu dan buatlah catatan. Yakub
lahir setelah saudara kembarnya Esau, sambil berpegang pa-
da tumit Esau. Arti nama Yakub sering diterjemahkan seba-
gai penipu (Kejadian 25:26). Ayah dan Ibu Yakub adalah
Ishak dan Ribka, dan kakeknya adalah Abraham yang ter-
kenal sebagai bapa bangsa Ibrani. Abraham adalah turunan
langsung dari Nuh melalui garis keturunan Sem (11:10-26).
Penelaahan Kehidupan Tokoh Alkitab 115
Yakub tinggal bersama orang tuanya dan saudaranya Esau.
Dia seorang pendiam dan anak kesayangan ibunya (25:27,
28), tetapi dia penuh tipu muslihat (25:31-34). Dia mencuri
hak kesulungan kakaknya. Kemudian dia mencuri berkat
Esau juga (27:33-36).
YAKUB BEKERJA UNTUK LABAN
Setelah itu Yakub harus melarikan diri dari rumah agar
luput dari kemarahan Esau. Dia pergi ke Haran dan tinggal
bersama Laban, pamannya (27:42-43). Selama waktu itu
Laban menipunya. Yakub ingin menikah dengan RakheI,
tetapi Laban memberinya Lea dahulu (29:23). Sebagai aki-
batnya Yakub harus bekerja selama empat belastahun untuk
memperoleh Rakhel dan kemudian enam tahun lagi untuk
menambah kawanan dombanya (31:41). Yang lebih buruk
lagi, Laban mengubah upah Yakub sepuluh kali (31:7).
116 Cara Mempelajari Alkitab
Riwayat hidup Yakub berkembang di beberapa tempat.
Di Bersyeba Yakub seorang penipu (28:10). Di Haran ia
melayani Laban. Di sana ia menjadi penipu dan juga orang
yang tertipu (30:25-43). Di Hebron ia menjadi seorang ku-
dus setelah perjumpaannya dengan Allah di Pniel (37:1).
Dan pada akhir hidupnya ia menjadi seorang bijaksana yang
dihormati di Mesir (46:3, 4).
Pada dasarnya Yakub seorang penipu. Akan tetapi, mes-
kipun dia melakukan kesalahan, dia menetapkan hatinya
untuk memperoleh apa yang telah dijanjikan Allah (25:23).
Dia percaya akan manfaat hak kesulungan, yang tidak dipe-
dulikan oleh Esau (25:33, 34), dan berkat hak itu. Dia
menghargai nilai-nilai rohaniah. Setelah mimpinya tentang
janji Allah kepadanya, ia mendirikan sebuah batu peringatan
di Betel, di mana orang dapat beribadah kepada Allah. Dia
berikrar akan mengembalikan kepada Allah sepersepuluh
dari semua yang diberikan Allah kepadanya (28:18-22).
YAKUB MEMBANGUN
BATU PERINGATAN
DI BETEL
Penelaahan Kehidupan Tokoh Alkitab 117
Bagaimanapun juga, Yakub menderita karena kesalahan-
kesalahannya. Putrinya, Dina, mendapat aib. Putra-putra-
nya menjadi penipu dan pembunuh (34). Rakhel, isterinya
yang tercinta, meninggal ketika melahirkan (35:16-20). Dia
kehilangan Yusuf, anak pertama dari Rakhel (37:34, 35).
Dia merasakan aib Yehuda, putranya yang keempat (38),
dan ia dipisahkan dari putra bungsunya, Benyamin (43).
Menengok kembali riwayat hidup Yakub, kita melihat krisis
terjadi di Pniel, ketika ia bergumul dengan Allah. Waktu itu
dua puluh tahun setelah Yakub berikrar kepada Allah di Betel.
Ketika pergumulan Yakub dengan Allahberakhir dengan per-
tarungan bertatapan muka, Allah mengubah nama Yakub
menjadi Israel, yang berarti penguasa di hadapan A Ilah. Allah
memberi berkat baru kepada Yakub (32:24-30). Yakub me-
nyerahkan sisa hidupnya kepada Allah, meskipun di tengah-
tengah kesukaran dan tragedi (47: 9). Allahmemperkenankan
Yakub melihat masa depan dan mengaruniakan berkat kepada
putra-putra Yusuf (48:13-20) dan putra-putranya sendiri( 49).
~ ~ Yang Harus Saudara Kerjakan
3 Riwayat hidup Yakub mengajarkan banyak pelajaran
kepada kita. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut
dengan kata-kata saudara sendiri, dengan memperguna-
kan kehidupan Yakub sebagai contoh. Kemudian ban-
dingkan jawaban saudara dengan jawaban yang telah
kami berikan. Pertanyaan pertama telah diselesaikan
bagi saudara, untuk menolong saudara memulainya.
a) Benarkah bahwa apa yang kita tanamkan akan kita
tuai kelak?
.~.~ ...~~ ...~~ ..~~ ..~ ..~
.~~~.~.~~~ ...~~ ...~~~~.:......
118 Cara Mempelajari Alkitab
b) Apakah kemakmuran selalu berarti bahwa Allah ber-
kenan akan apa yang kita lakukan?
c) Dapatkah Allah memperdamaikan musuh-musuh kita
dengan kita?
d) Apakah kita harus mendapat balasan bagi semua ke-
salahan kita?
e) Dapatkah Allah mengubah sifat kita?
Penelaahan Kehidupan Tokoh Alkitab 119
Cocokkan Jawaban Saudara
1 a Salah.
b Benar.
e Salah.
d Benar.
ab) Tidak. Y.akub menjadi makmur, meskipun ia tidak
taat.
e) Ya, Esau mengampuni Yakub dan kedua saudara itu
menjadi akrab kembali.
d) Ya, Yakub dan putra-putranya pun menderita karena
perbuatannya yang salah.
e) Ya. Dia mengubah Yakub dan memberinya nama baru
yang berarti Penguasa di hadapan Allah.
2 a) ayat-ayat yang tersebar sana-sini mengenai tokoh itu.
b) bagian akhir hidup orang itu.
e) perkembangan watak orang itu.
Penelaahan
yang Bersifat
Ibadah
Penelaahan yang bersifat ibadah adalah sangat pribadi.
Tujuannya ialah mendekatkan saudara dengan Allah. Pene-
laahan itu akan menghubungkan saudara dengan kebenaran
rohani yang mendalam. Roh Kudus adalah pembimbing
saudara. Tetapi Iblis tidak menyukai hal ini. Ia tidak ingin
manusia hidup dekat dengan Allah.
Pada waktu saudara menerapkan Firman Allah dalam
hidup saudara, Iblis akan memerangi saudara. Dia akan
menjadikan saudara tawar hati. Dia ingin agar saudara mera-
gukan Allah. Dia menimbulkan pertentangan rohani di
dalam diri saudara.
Yesus menunjukkan kepada kita bagaimana menghadapi
pertentangan rohani. Ketika Iblis mencobai Yesus di padang
gurun (lihatlah Matius 4:1-11). Yesus melawannya dengan
senjata yang paling ampuh dalam dunia. Ia mengutip Fir-
man Allah. Iblis harus lari karena Firman Allah adalah kebe-
naran dan hidup. Dalam Efesus 6:17, Firman itu disebut,
"pedang Roh, yaitu Firman Allah." Dengannya saudara
akan dapat "bertahan melawan tipu muslihat Iblis; . . . dan
120
FIRMAN ALLAH SEBAGAI PEDANG
DARI ROH ALLAH
tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu"
(6:11, 13). Firman Allah membawa penyucian, kesembuh-
an dan kemenangan, bila saudara menyimpannya di dalam
hati saudara.
Dalam pelajaran ini saudara akan mempelajari ...
Nilai Penelaahan yang Bersifat Ibadah
Garis Pedoman untuk Penelaahan yang Bersifat Ibadah
Penerapan Penelaahan yang Bersifat Ibadah
Pelajaran ini akan menolong saudara ...
• Menguraikan nilai penelaahan Alkitab yang bersifat iba-
dah.
• Menyebut garis pedoman untuk penelaahan yang bersifat
ibadah.
• Menguraikan bagaimana menerapkan penelaahan yang
bersifat ibadah dalam kehidupan saudara.
121
122 CaraMempelajari Alkitab
NILAI PENELAAHAN YANG BERSIFAT IBADAH
Tujuan 1. Mengenali pernyataan-pernyataan yang benar me-
ngenai nilai penelaahan yang bersifat ibadah.
Saudara dapat belajar banyak dari Alkitab dengan mem-
pergunakan semua pengetahuan yang telah saudara peroleh
sejauh ini. Akan tetapi untuk benar-benar mengerti Firman
Allah, saudara harus mempelajari Alkitab dengan sikap iba-
dah. Penelaahan yang bersifat ibadah ialah memperoleh
pengetahuan dari Firman untuk alasan-alasan pribadi yang
rohani.
Kata ibadah berarti "perbuatan yang kita lakukan untuk
menyatakan bakti kepada Tuhan", sedangkan bakti ialah
perbuatan yang menyatakan setia, kasih, tunduk dan hor·
mat. Maka ibadah juga mencakup tindakan doa, di mana
seseorang memohon dengan rendah hati dan sungguh-sung ..
guh kepada Allah. Penelaahan yang bersifat ibadah meminta
perhatian penuh dari pelajar.
Tujuan kita sebagai orang Kristen ialah tinggal di dalam
Kristus dan Kristus tinggal di dalam hati kita. Yesus berkata ,
Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal
di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki,
dan kamu akan menerimanya. Dalam hal inilah Bapa-Ku
dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan de-
ngan demikian kamu adalah murid-murid-Ku. Seperti
Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah
mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu. Jikalau
kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam
kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan
tinggal di dalam kasih-Nya. Semuanya itu Kukatakan
kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan
sukacitamu menjadi penuh (Yohanes 15:7-11).
Penelaahan yang Bersifat Ibadah 123
Penelaahan yang bersifat ibadah menciptakan persatuan
antara Kristus dan orang percaya. Dalam penelaahan sema-
cam itu, kita membaca sebagian singkat dari Kitab Suci.
Kita membacanya perlahan-lahan, mungkin beberapa kali.
Dengan sikap doa kita memikirkan artinya. Kita bertanya
kepada diri sendiri, apakah arti bagian ini bagi hatiku? Apa-
kah itu ada hubungan dengan kebutuhanku saat ini? Bagai-
mana ayat-ayat itu menyatakan Yesus kepada saya?
Proses ini disebut merenungkan. Yaitu "menaruh perha-
tian". Kita membaca ayat atau bagian yang sama sampai
pikiran kita dipenuhi dengan arti dan kehadiran Tuhan. Pada
saat itu, Firman itu masuk di dalam diri kita dan memberi
kita makan.
Firman yang tertulis menyatakan Kristus kepada kita.
Dialah Firman Allah yang hidup. Semakin kita mengetahui
akan Firman yang tertulis, semakin kita mengenal Firman
yang hidup. Semakin kita mengenal Kristus, semakin kita
mengasihi dan menaati-Nya,
Raja Daud banyak kali merenungkan Firman Allah. Dia
mengatakan, "Mulutku akan mengucapkan hikmat, dan yang
direnungkan hatiku ialah pengertian" (Mazmur 49: 4). Bila
kita berada di dalam Kristus dan Kristus berada di dalam
kita, kita memiliki pikiran Kristus (I Korintus 2:15, 16).
Renungan kita memperbaharui pikiran kita.
~ ~ Yang Harus Saudara Kerjakan
1Lingkarilah huruf di depan setiap pemyataan yang be-
nar tentang nilai penelaahan yang bersifat ibadah.
a Menarik kita lebih dekat kepada Allah.
b Memenuhi kebutuhan rohani kita.
c Memberi kepada kita pikiran Kristus.
d Menggantikan lain jenis penelaahan Alkitab.
124 CaraMempelajari Alkitab
2 Lingkarilah huruf di depan kata-kata yang menyempur-
nakan kalimat yang berikut dengan tepat: Kunci bagi
penelaahan yang bersifat ibadah adalah penelaahan
yang memperkenankan kita
a) memisahkan diri kita sendiri dari kenyataan.
b) mengisi pikiran kita dengan Firman Allah.
c) mendapatkan gagasan-gagasanbaru.
GARIS PEDOMAN UNTUK PENELAAHAN YANG BERSIFAT
IBADAH
Tujuan 2. Menuliskan garis pedoman untuk penelaahan yang
bersifat ibadah.
Daud berdoa, "Singkapkanlah mataku, supaya aku me-
mandang keajaiban-keajaiban dari taurat-Mu" (Mazmur 119.
18). Kita perlu memanjatkan doa ini, sementara kita mem..
pelajari bagaimana berita Firman Allah itu dapat dijadikan
berita yang jelas, bersifat pribadi dan praktis.
Setiap bagian Kitab Suci mempunyai suatu kebenaran
utama. Sering kali ada juga kebenaran-kebenaran yang ku-
rang jelas. Tugas saudara adalah menemukan apa yang hen-
dak disampaikan oleh Roh Kudus. Ikutilah kelima langkah
ini untuk menolong memperjelas berita itu.
Lima Langkah yang Harus Diikuti
Membaca. Penelaahan Alkitab dimulai dengan membaca.
Dalam I Timotius 4:13, Paulus mengatakan, "Bertekunlah
dalam membaca kitab-kitab Suci, dalam membangun dan
•dalam mengajar." Setiap hari kita harus makan dari firman
Allah agar kerohanian kita tetap sehat, "Yang kesukaannya
ialah Taurat Tuhan dan yang merenungkan Taurat itu siang
dan malam" (Mazmur 1:2). Dalam zaman Alkitab ada seke-
lompok orang Kristen yang tinggal di Berea. Mereka terke-
Penelaahan yang Bersifat Ibadah 125
nal karena kegemarannya untuk menyelidiki Alkitab (Kisah
Para Rasul 17: 10, 11). Mereka bukan sekedar pendengar
saja; setiap hari mereka mempelajari Alkitab. Kita harus se-
tia mempelajari Alkitab sama seperti mereka.
~
~ MEMBACA
Mencatat. Orang yang mempelajari Alkitab dengan tekun,
membuat catatan sementara dia membaca dan mempelajari
Alkitab. Pensilnya adalah alat untuk menolong mata dan
pikirannya "melihat" kebenaran rohani sementara Roh Ku-
dus menuntun akalnya.
----:::;::; -~
~_;:::- --:.;.--:"-..............•G
-------~ MENCATAT
Menyelidiki. Kebenaran Alkitab jelas dan sederhana, tetapi
mempunyai arti yang dalam juga. Arti yang dalam dari Fir-
man itu adalah seperti "perak" dan "harta terpendam" yang
harus kita cari dalam penelaahan kita (Amsal 2:4).
~=~~ ,~\
.e~
Y-MENYElIDlKI
126 CaraMempelajari Alkitab
Menghubungkan. Sebelum menafsirkan arti sebagian Firman
Allah, kita harus menghubungkannya dengan konteksnya.
(ayat-ayat sebelum dan sesudahnya). Kita harus membaca
ajaran-ajaran yang berhubungan di lain bagian dalam Alkitab
Ini menolong kita menemukan keselarasan setiap bagian itu
dengan seluruh Firman Allah.
MENGHUBUNGKAN
Merenungkan. Kita harus merenungkan Firman itu "Telinga.
mu memperhatikan hikmat, dan engkau mencenderungkan
hatimu kepada kepandaian" (Amsal2:2). Roh Kudus selalu
akan membawa suatu pesan dari Firman itu kepada hati kita ,
ketika kita meluangkan waktu untuk memikirkan apa yang te .
lah kita baca, "Betapa kucintai Taurat-Mu!Aku merenungkan.
nya sepanjang hari" (Mazmur 119:97). Jikalau kita mengikuti
perintah Amsal4: 20, 21 dalam renungan kita, kita akan mem ..
peroleh banyak hal. Dengan "memperhatikan apa yang dika ..
takan Allah," kita akan memperoleh pengetahuan mengenai
Allah dan Firman-Nya, sementara kita lebih mengenal-Nya
Ketika kita benar-benar "mendengarkan firman Tuhan" kita
memperkenankannya mengendalikan hidup kita. Kita belajar
taat. Hal merenungkan membuka hati kita kepada Allah dan
menjadikan kita ingin menaati-Nya dan menyatakan kasih
kita. Perenungan yang benar mempengaruhi cara hidup kita
MERENUNGKAN
Penelaahan yang Bersifat Ibadah 127
Yang Harus Saudara Kerjakan
3 Tuliskan lima langkah untuk penelaahan yang bersifat
ibadah.
4 Mazmur 119, ayat 27, 48, 78, 99, dan 148. Kata apa-
kah yang disebut dalam setiap ayat itu?
.........................................................................................
PENERAPAN PENELAAHAN YANG BERSIFAT IBADAH
Tujuan 3. Menerangkan bagaimana menerapkan penelaahan
yang bersifat ibadah dalam kehidupan saudara.
Menjadikan Berita Itu Bersifat Pribadi
Penelaahan Firman Allah yang bersifat ibadah menjadikan
berita Alkitab itu jelas dan juga bersifat pribadi. Suatu ba-
gian yang sangat berkarya dari penelaahan bersifat ibadah
adalah menghafal ayat-ayat. Allah memerintahkan dalam
Ulangan 6:6-9,
Apa yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini haruslah
engkau perhatikan, haruslah engkau mengajarkannya ber-
ulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya
apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang
dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila
engkau bangun. Haruslah juga engkau mengikatkannya
sebagai tanda pada tanganmu dan haruslah itu menjadi
lambang di dahimu, dan haruslah engkau menuliskannya
pada tiang pintu rumahmu dan pada pintu gerbangmu.
128 CaraMempelajari Alkitab
Menyimpan Firman Allah dalam hati kita menolong kita
untuk tidak berbuat dosa terhadap Tuhan (Mazmur 119:11).
Juga menolong kita mengalahkan Iblis (Wahyu 12:11; Lukas
4:4), dan menjalani hidup suci (Mazmur 119:9; Yohanes
15:3). Firman itu menolong kita untuk berhasil, untuk
memperkembangkan iman yang kuat (Roma 10:17) dan
bertumbuh secara rohani (I Petrus 2:2). Juga menolong kita
untuk bersaksi kepada orang lain (II Timotius 3:16).
Menghafal ayat-ayat Kitab Suci membantu menjadikan Fir-
man itu bersifat pribadi. Kita harus menerapkan Firman itu
kepada diri kita sendiri. Kita harus menjadikan Firman itu
suatu pelita untuk menuntun kita dan menerangi jalan kita (h-
hatlahMazmur 119:105). Kita harus bertanya di dalam hati.
Apa yang dikatakan ayat ini kepadaku dan apakah yang harus
kulakukan dengannya? Ayat-ayat Alkitab memberi nasihat
bagaimana kita harus bertindak sesuai dengan Firman Allah:
Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan
hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu me-
nipu diri sendiri. Sebab jika seorang hanya mendengar
firman saja dan tidak melakukannya, ia adalah seumpama
seorang yang sedang mengamat-amati mukanya yang se-
benamya di depan cermin. Baru saja iamemandang din-
nya, ia sudah pergi atau ia segera lupa bagaimana rupanya.
Tetapi barangsiapa meneliti hukum yang sempurna, yaitu
hukum yang memerdekakan orang, dan ia bertekun di da-
lamnya, jadi bukan hanya mendengar untuk melupakan-
nya, tetapi sungguh-sungguh melakukannya, ia akan ber-
bahagia oleh perbuatannya (Yakobus 1:22-25).
Ada berbagai cara untuk mempraktekkan Firman Allah.
Kita harus menaati perintah dan larangan-Nya. Misalnya,
kita harus mengasihi sesama kita (Lukas 10:27) dan jangan
kita menghakimi saudara kita dalam Kristus (Roma 14:13 I.
Kita harus menuntut janji-janji yang telah dibuat Allah. Ti-
dak cukup untuk mengetahui bahwa kita telah diberikan ke-
Penelaahan yang Bersifat Ibadah 129
hidupan berlimpah-limpah dalam persekutuan dengan Kristus
(Kolose 2:10); kita harus menuntut kehidupan yang berlim-
pah itu dan mempraktekkan kebebasan kita di dalam Kristus
(Kolose 2:11, 20). Kita harus belajar dari teladan orang lain,
yang baik maupun yang buruk, seperti yang telah kita pelajari
dalam Pelajaran 7. Lagi pula, kita harus mempercayai pemya-
taan kebenaran Allah dan hidup sesuai dengannya. Umpama-
nya, Alkitab mengajar bahwa kita satu dalam Kristus (Efesus
2:14-18) dan bahwa kasih itulah yang menjadikan kita se-
perti Kristus (Efesus 3:17-19; I Korintus 13). Tanggapan
kita kepada kebenaran-kebenaran ini akan menunjukkan
apakah kita menerapkannya dalam hidup kita atau tidak.
Menjadikan Berita Itu Praktis
Allah ingin agar kita membagikan Injil itu dengan orang
lain. Jadi, suatu tujuan utama penelaahan Alkitab ialah me-
nolong kita membagikan kebenaran Allah dengan orang lain.
Penelaahan itu memberi kepada kita pengetahuan dan kei-
nginan untuk mengajar orang lain.
Mengajar dimulai di rumah. Kita harus mengajarkan Fir-
man Allah kepada anak-anak kita (Ulangan 6:7). Sungguh
menyenangkan bila memiliki pengetahuan dan dapat mene-
ruskannya kepada anak-anak dan kaum muda, terutama da-
lam keluarga kita sendiri.
Selain itu,sepertiyang dinyatakan dalam Kolose 3:16,kita
harus "dengan segala hikmat mengajar dan menegur seorang
akan yang lain." Paulus mengatakan kepada Timotius:
Apa yang telah engkau dengar daripadaku di depan ba-
nyak saksi, percayakanlah itu kepada orang-orang yang
dapat dipercayai, yang juga cakap mengajar orang lain
(II Timotius 2:2).
Kristus memberi satu tugas yang harus dilakukan oleh se-
tiap orang Kristen, yaitu: "Pergilah ke seluruh dunia, berita-
130 CaraMempelajari Alkitab
kanlah Injil kepada segalamakhluk" (Markus 16:15). Seba-
gian dari tugas ini ialah mengajar mereka (Matius 28:20,1.
Kristus ingin agar kita menghasilkan buah. Ia berkata, "Bu.-
kan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih
kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu per-
gi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa
yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-
Nya kepadamu" (Yohanes 15:16).
MENGAJAR FIRMAN ALLAH
KEPADA ANAK-ANAK
Kita harus berusaha untuk mengatakan apa yang dikata-
kan oleh Yesus; "Makanan-Ku ialah melakukan kehendak
Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya"
(Yohanes 4:34). Allah tidak menyelamatkan kita supaya
kita bisa duduk saja dan menikmati keselamatan kita; Dia
mengharapkan agar kita menceritakan perihal Dia kepada
orang lain. Allah ingin agar kita mempelajari Alkitab sebagai
suatu cara untuk beribadah, untuk memperoleh kekuatan
dan sukacita bagi diri kita sendiri; tetapi Ia sangat bersukaci-
ta bila kita membagikannya dengan orang lain. Kasih kita
akan Firman Allah menyebabkan kita ingin membagikannya.
Kiranya Tuhan memberkati saudara sementara penelaahan
Alkitab menjadi suatu bagian yang amat penting di dalarn
hidup saudara.
Penelaahan yang Bersifat Ibadah 131
~
5
Yang Harus Saudara Kerjakan
Isilah setiap tempat kosong dengan kata yang tepat:
Dua cara untuk menerapkan penelaahan yang bersifat
ibadah dalam hidup saudara ialah menjadikannya
................................... dan ..
6 Tuliskan lima cara untuk menjadikan Firman itu bersi-
fat pribadi.
7 Terangkanlah mengapa kita harus menjadikan berita
itu praktis .
......................................................................................
Makin banyak kita mempelajari Alkitab, makin indahlah
jadinya. Makin banyak kita menyelidikinya, makin banyak
ia menguasai hati kita. Kepercayaan kita pada Firman Allah
membawa berkat berlimpah-limpah. Jika kita melaksanakan-
nya dalam hidup kita akan bertambahlah sukacita dan keda-
maian. Jika kita membagikannya dengan orang lain maka
akan nyatalah kuasanya yang kekal.
Sekarang saudara telah siap untuk mengisi bagian kedua
dari Catatan Siswa untuk pelajaran 5-8. Ulangilah pelajaran-
pelajaran ini, kemudian ikutilah petunjuk-petunjuk dalam
Catatan Siswa. Ketika saudara mengirimkan Catatan Siswa
saudara kepada pengasuh, mintalah keterangan tentang kur-
sus yang berikut.
132 Cara Mempelajari Alkitab
Cocokkan Jawaban Saudara
1 a Benar.
b Benar.
el Benar.
d Salah.
5 bersifat pribadi, praktis.
2 b) mengisi pikiran kita dengan Firman Allah.
6 Menaatinya, menuntutnya, belajar darinya, mempercayai-
nya, hidup sesuai dengannya.
3 Membaca, mencatat, menyelidiki, menghubungkan, mere-
nungkan.
7 Kita harus membagikan injil dengan orang lain melalui
pengajaran dan pemberitaan. (Untuk melakukan hal ini
kita harus dapat menerangkan berita Firman itu dengan
cara yang praktis.)
4 Kata yang disebutkan adalah merenungkan. Juga ayat 11,
15,23, 55, dan 97 menunjuk kepada renungan.
CARA MEMPELAJARI
,ALKITAB
CATATAN SISWA
No . Tanggal Kirim
Tulislah dengan huruf cetak yang jelas!
Nama Saudara ., . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Alamat .
Kota , .
Propinsi .
Umur ." Laki-laki/perempuan .
Pekerjaan .
Apakah saudara sudah menjadi anggota Gereja? .
Nama Gereja .
Pelajaran 1 - 4
Lingkarilah nomor di depan pemyataan yang BE-
NAR atau berilah tanda X apabila pemyataan itu SA-
LAH.
1. Allah memerintahkan kita untuk mempelajari Fir-
man-Nya.
2. Mempelajari Firman Allah menolong kita untuk
bertumbuh secara rohani.
3. Kebenaran Alkitab dinyatakan dalam kekuasaan dan
pengilhamannya.
4. Sebenarnya Alkitab adalah dua buku yang terpisah,
yaitu Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru.
5. Karena perumpamaan-perumpamaan adalah sekedar
cerita saja, maka perumpamaan tidak diilham.
6. Tiap-tiap buku Alkitab biasanya cocok dengan suatu
gaya penulisan yang khusus.
7. Penunjukan ke ayat-ayat lain dapat menyebabkan
kita menyimpang dari penelaahan yang sistematis.
Lingkarilah huruf di depan kata-kata yang tepat,
yang menyempurnakan kalimat-kalimat berikut ini.
8. Penelaahan Firman Allah
a) menjadikan kita berhasil.
b) meningkatkan kepandaian kita.
c) menolong memenuhi keperluan kita.
9. Firman Allah dapat dimengerti dengan baik oleh
setiap
a) orang yang terpelajar.
b) orang yang dipimpin oleh Roh Allah.
c) orang beragama yang saleh.
la. Orang yang tidak bertumbuh secara-rohani melalui
penelaahan Alkitab tidak
a) perlu bertumbuh lagi.
b) mempunyai sikap yang baik terhadap penelaahan.
c) mempunyai alat-alat yang baik untuk penelaahan.
2
11 Alkitab saudara atau Alkitab teman saudara adalah
a) naskah yang asli.
b) salinan dari naskah yang asli.
c) terjemahan dari naskah yang asli.
12. Kata Alkitab berasal dari kata Yunani biblia yang
berarti
a) bibliografi.
b) kitab.
c) dua kitab.
13. Perjanjian Baru menceritakan suatu persetujuan an-
tara Allah dengan manusia yang
a) berlaku untuk waktu terbatas.
b) menggenapi Perjanjian Lama.
c) merupakan persiapan untuk suatu perjanjian lain.
14. Pemakaian bahasa kiasan dalam Alkitab
a) hanyalah penting sebagai suatu bentuk literatur.
b) dibatasi pada lambang-lambang di Perjanjian Lama.
c) adalah penting untuk menggambarkan kebenaran-
kebenaran rohani.
1S. Ketika para penulis Alkitab menyusun dan menyam-
paikan tulisannya, mereka
a) berusaha untuk menulis sama seperti yang lain.
b) memakai berbagai gaya dan cara.
c) mengikuti peraturan tertentu untuk para penulis.
16. Puisi adalah gaya menulis yang biasanya
a) mencatat kejadian-kejadian sejarah manusia.
b) meramalkan kejadian-kejadian di masa menda-
tang.
c) mengungkapkan pikiran dan perasaan manusia.
17. Saudara memerlukan peralatan dasar ini un tuk pene-
laahan Alkitab:
a) Alkitab, pena, melihat.
b) buku tafsiran, pena, Alkitab.
c) Alkitab, mata, konkordans.
18. Prinsip yang paling penting bagi penafsiran Alkitab
adalah membaca
a) semua buku tafsiran yang dapat saudara peroleh.
b) konteks suatu ayat Kitab Suci tertentu.
c) Dengan perlahan-lahan tanpa berhenti.
3
19. Cara terbaik untuk menerima pertolongan rohani
dari Alkitab adalah mempelajari
a) Alkitab dengan sikap doa.
b) Alkitab pada jam yang sama setiap hari.
c) naskah yang asli.
Pertanyaan yang Bersifat Umum
untuk Pelajaran 1 - 4
20. Sudahkah saudara membaca pelajaran 1-4 dengan
saksama? Bila sudah lingkarilah nomor 20.
21. Sudahkah saudara menyelesaikan bagian Yang Harus
Saudara Kerjakan untuk pelajaran 1-2? Bila sudah
lingkarilah nomorZl ,
22. Sudahkah saudara menyelesaikan bagian Yang Harus
Saudara Kerjakan untuk pelajaran 3 -4? Bila sudah
lingkarilah nomor 22.
23. Sudahkah saudara mencocokkan semua jawaban dari
bagian Yang Harus Saudara Kerjakan dengan jawab.
an yang terdapat pada akhir setiap pelajaran? Bila
sudah lingkarilah nomor 23.
24. Sudahkah saudara membaca kembali tujuan pelajar-
an untuk mengetahui apakah saudara dapat melaku-
kannya? Bila sudah lingkarilah nomor 24.
Pelajaran 5 - 8
Lingkarilah nomor di depan pemyataan yang benar
atau berilah tanda X apabila pemyataan itu salah.
1. Menelaah tiap kitab secara tersendiri membantu kita
untuk mengetahui isi seluruh Alkitab.
2. Untuk membuat isi sebuah kitab di Alkitab hidup,
saudara harus membacanya satu kali saja sampai
selesai.
3. Penelaahan suatu pokok di Alkitab adalah cara yang
baik untuk memperoleh jawaban bagi suatu persoal-
an yang khusus.
4
4. Ketika menelaah pokok doa, kita belajar bahwa doa
meliputi juga jawaban dari Allah.
S. Kita mengadakan penelaahan riwayat hidup agar
dihibur oleh kisah orang-orang yang berbeda dengan
diri kita sendiri.
6. Penelaahan yang bersifat ibadah tidaklah sepenting
cara-cara penelaahan lainnya.
7. Tujuan penelaahan yang bersifat ibadah adalah agar
keperluan rohani kita terpenuhi.
Lingkarilah huruf di depan kata-kata yang tepat,
yang menyempurnakan kalimatblimat berikut ini.
8. Setelah membaca kitab Kolose beberapa kali, kita
melihat bahwa tema pokoknya ialah
a) kehidupan orang Kristen yang berlimpah-limpah
di dalam Kristus.
b) kematian dan kebangkitan Kristus.
c) rumah orang Kristen di surga.
9. Di kitab Kolose lambang penyunatan, penguburan
dan kematian melukiskan
a) tiga tingkat pemisahan yang berbeda.
b) kebenaran bahwa orang Kristen bebas dari dosa.
c) perubahan bentuk yang tidak menyenangkan dari
dosa.
10. Agar sungguh-sungguh memperoleh keuntungan dari
kebenaran yang terdapat dalam kitab Kolose, sau-
dara harus
a) menerapkannya dalam kehidupan saudara.
b) menggambar sebuah bagan yang rapi mengenai
pokok-pokok utamanya.
c) membandingkan penelaahan saudara dengan yang
lain.
11. Untuk mempelajari suatu doktrin khusus dari Alki-
tab, saudara harus
a) melakukan penelaahan pokok.
b) penelaahan riwayat hidup.
c) penelaahan sebuah kitab tersendiri.
5
12. Penelaahan pokok meminta kita
a) melakukan pekerjaan yang sedikit saja.
b) dengan saksama mencari ayat-ayat lain.
c) memilih salah satu dari beberapa pokok yang ter-
batas.
13. Menurut penelaahan pokok yang kita sudah pela-
jari, doa
a) kadang-kadang diperlukan dalam hidup kita.
b) adalah suatu upacara agama yang dilakukan tiap-
tiap hari pada saat tertentu.
c) adalah bagian yang tetap dan tak putus-putus
dari hidup kita.
14. Dalam penelaahan riwayat hidup sangat menolong
untuk
a) menyamakan diri kita dengan tokoh yang kita
pelajari.
b) mengabaikan ayat-ayat yang tersebar sana sini
mengenai orang itu.
c) memusatkan perhatian pada orang-orang yang
hidupnya sempurna.
15. Yakub merupakan pokok penelaahan riwayat hidup
yang baik karena
a) dia seorang yang sempurna.
b) kesalahan-kesalahannya disuratkan untuk meno-
long kita.
c) dia berpindah-pindah tempat.
16. Pelajaran yang dapat kita ambil dari riwayat hidup
Yakub ialah bahwa
a) kita bekerja untuk memperoleh pahala bagi diri
kita sendiri.
b) segala sesuatu bergantung pada kemurahan Tuhan.
c) dosa yang kecil diperbolehkan.
17. Bagian penting dari penelaahan yang bersifat ibadah
ialah
a) mencatat banyak ayat yang berhubungan dengan
pokok penelaahan kita.
b) menyusun pokok-pokok utamanya menjadi suatu
garis besar.
c) merenungkan suatu nas kitab suci.
6
18. Apabila kita menaati perintah-perintah Alkitab dan
hidup sesuai dengan kebenarannya, kita
a) berbuat lebih dari kewajiban kita kepada Allah.
b) menjadikan berita itu bersifat pribadi.
c) hidup dalam perbudakan.
19. Tujuan utama dalam penelaahan yang bersifat iba-
dah hendaknya
a) membaca Alkitab setiap hari pada jam yang sama.
b) menikmati keselamatan kita sendiri.
c) supaya kita dapat menyampaikan kebenaran injil
kepada orang lain.
Pertanyaan-pertanyaan yang Bersifat Umum
untuk Pelajaran 5 - 8
20. Sudahkah saudara membaca pelajaran 5-8 dengan
saksama? Bila sudah lingkarilah nomor 20.
21. Sudahkah saudara menyelesaikan bagian Yang Harus
Saudara Kerjakan untuk pelajaran 5-6? Bila sudah
lingkarilah nomor 21.
22. Sudahkah saudara menyelesaikan bagian Yang Harus
Saudara Kerjakan untuk Pelajaran 7-8? Bila sudah
lingkarilah nomor 22.
23. Sudahkah saudara mencocokkan semua jawaban dari
bagian Yang Harus Saudara Kerjakan dengan jawab-
an yang terdapat pada akhir setiap pelajaran? Bila
sudah lingkarilah nomor 23.
24. Sudahkah saudara membaca kembali tujuan pelajar-
an untuk mengetahui apakah saudara sanggup mela-
kukannya? Bila sudah lingkarilah nomor 24.
7