illumination 8


 ia 

memang sedang berusaha mencemarkan nama baik Hitler. Mungkin 

pada zaman itu dilarang.] Hitler “terus diejek oleh teman-temannya.”

Menurut Mayr, Jenderal Erich Ludendorff (1865-1937) pahlawan 

Perang Dunia, setiap minggu bertemu dengan sekelompok 

pengusaha industri di Hotel Four Season di Munich dan merencanakan 

untuk balas dendam atas kekalahan Jerman dalam perang.

Tantangannya yaitu  menggerakkan pekerja Jerman yang 

putus asa untuk berperang lagi. Ludendorff memutuskan mereka 

membutuhkan sosok Joan D’Arc, orang biasa yang bisa mendengar 

suara Tuhan, untuk memimpin mereka di medan perang. Dia bahkan 

menjelajahi Pegunungan Alpen Bavaria untuk mencari “gadis petani 

berambut merah” yang bisa dijadikan sebagai utusan Tuhan.

Ludendorff dan teman-temannya “terlihat seperti pencari 

bakat Hollywood yang sedang mencari artis baru…” Pada saat yang 

279

sama, Hitler terlibat dalam sebuah “percobaan” tentara. Dia diberi 

uang untuk mengadakan pertemuan Partai Pekerja Jerman di kedai 

minuman dan memberikan semua orang bir, sosis, dan kue kering. 

Setelah menyanyikan lagu pembangkit semangat, saat semua orang 

merasa “bahagia dan bersyukur,” Hitler melompat ke atas sebuah 

kursi atau meja dan mengawali pidatonya dengan mengatakan “para 

rekan pekerja, Jerman, bangkitlah!”

“Dalam suasana yang gembira seperti itu, para pekerja dengan 

senang hati bangkit dan dengan gagah berani bertepuk tangan 

untuk segalanya,” tulis Mayr. “Percobaan terhadap Hitler dianggap 

sangat berhasil oleh orang-orang yang membiayainya” dan Hitler 

terpilih menjadi Joan D’Arc.

“Program ini  disusun dengan sangat hati-hati agar sesuai 

dengan keinginan kelompok mayoritas.”

Para pemimpin mengetahui bahwa “kelompok minoritas 

harus menderita, sehingga orang Yahudi Jerman dijadikan sebagai 

kambing hitam sebab  kehancuran mereka akan mendatangkan 

jutaan suara untuk Nazi. Para pemilik toko kecil membenci orang 

Yahudi sebab  mereka memiliki jaringan toko besar, para petani 

menginginkan kehancuran orang Yahudi sebab  mereka memiliki 

hutang kepada para bankir Yahudi, bahkan para cendekiawan merasa 

iri sebab  orang Yahudi menduduki jabatan menguntungkan dalam 

bidang seni, ilmu pengetahuan, dan pekerjaan. Komunis juga harus 

dihancurkan, namun  itu sebab  mereka menerima perintah dari Rusia 

dan tidak akan pernah memilih Kerajaan Jerman.”

“Para ‘tenaga penjualan Nazi’ menawarkan segalanya agar 

membuat orang-orang memikirkan perang…Oleh sebab  itu, 

promosi mereka berbunyi Jerman yaitu  negara miskin, sedang  

280

negara yang lain kaya. Jerman harus berhasil melawan mereka agar 

bisa menjadi negara kaya.”

Sehingga Nazi selalu memenuhi keinginan kelompok mayoritas. 

“Tidak ada yang peduli dengan apa yang terjadi pada Jerman selama 

hasilnya yaitu  kembali seperti zaman kejayaan dulu…”

Hitler dianggap sebagai “tenaga penjualan yang tepat bagi 

ideologi Nazi, yang akan diberhentikan ketika tidak dibutuhkan lagi.”

Hitler Sang Boneka Pemimpin

Mayr bersikeras bahwa Hitler tidak pernah menjadi pemimpin Nazi 

yang sebenarnya. “Sebagai seorang pemimpin, kisah Hitler mungkin 

yaitu  cerita bohong paling hebat yang pernah dimainkan di 

dunia…Laporannya harus selalu ditulis kembali…Kecerdasannya 

tidak lebih tinggi dari anak usia delapan tahun…Hitler tidak pernah 

bisa mengambil keputusan sendiri…tentu saja dia tidak pernah 

menulis buku berjudul “Perjuanganku” (Mein Kampf)…namun  tentu 

saja dengan bangga menuliskan namanya sebagai penulis dibuku 

ini .”

“Sebelum memberikan pidato penting, terkadang selama 

beberapa hari Hitler mengadakan rapat tertutup dengan Hess 

yang entah bagaimana bisa membuat suasana menjadi gempar 

ketika Hitler muncul untuk berpidato di depan khalayak ramai. 

Tepat sebelum Hitler memiliki janji untuk menerima kedatangan 

tokoh kenegaraan atau wartawan asing, dia dilatih dalam beberapa 

menit mengenai apa yang harus dikatakannya. Terkadang ketika 

pertanyaan yang tak terduga dilontarkan kepada dirinya, dia hanya 

281

berjalan pergi, atau mulai membicarakan masalah politik yang 

bodoh.”

Tak lama kemudian, Ludendorff kehilangan kendali atas Hitler 

dan memberikan kendali itu kepada Ernst Roehm serta Hermann 

Goering yang terlibat dalam sebuah perang sengit demi kejayaan 

Nazi. Akhirnya, Goering memenangkan perang ini  “dalam 

pembantaian besar-besaran” pada 30 Juni 1934. Pada saat itu, Mayr 

telah berteman dengan Roehm, yang mewakili tujuan sosialis asli 

dari paham Nazi.

“Sekarang jalannya sudah terbuka bagi Goering dan dia tidak 

mau kehilangan waktu. Wajib militer, pendudukan Rhineland, 

persenjataan kembali, campur tangan di Spanyol, penyerbuan ke 

Austria, Cekoslovakia, Polandia, dan negara-negara berikutnya.”

“Jerman memiliki banyak pengikut Johann Faust2, namun  roh 

jahat mereka yaitu  Goering yang bisa, melalui ahli propaganda licik 

seperti Goebbels, menjual Hitler ke seluruh dunia sebagai seorang 

manusia super patriotik. Goering merancang sendiri pembakaran 

gedung Reichstag dan berhasil menyuruh seorang anak laki-laki 

lemah otak untuk melakukannya…Goering-lah yang mengatur 

agar Hitler mendapat  berita palsu untuk meyakinkannya bahwa 

Roehm berniat membunuhnya kecuali dia membunuh Roehm lebih 

dulu. Tindakan Goering menyanjung Hitler hanya pura-pura belaka 

yang dirancang untuk menyesatkan pendapat masyarakat.”

 [Sebagian besar sejarawan berpendapat bahwa Goering 

yaitu  seorang pemimpin tidak berguna, yang lebih senang berburu 

2 Dr. Johann Georg Faust (1480-1540), dalam bahasa Inggris juga dikenal dengan nama 

John Faustus, yaitu  seorang ahli kimia, peramal, dan pesulap keliling pada zaman 

Renaissance Jerman. 

282

atau mengumpulkan (atau mencuri) benda seni dibandingkan  memimpin 

Luftwaffe3. Menurut dugaan, dia takut dengan Hitler.]


Pendapat Mayr sangat bertentangan dengan pendapat kuno 

tentang Hitler. Apakah Mayr sedang berbohong atau sebagian 

besar sejarawan modern justru ingin membuat Hitler terlihat seperti 

seorang pemimpin yang dapat dipercaya dan perwujudan dari 

kekuatan jahat.

Saya percaya bahwa Hitler yaitu  panggung pertunjukan yang 

diatur oleh kelompok Illuminati, yaitu perkumpulan Freemason4 

yang didirikan berdasar  keinginan Rothschild untuk menguasai 

dunia dengan kejam sebagai upaya untuk melindungi monopoli 

mereka dalam pemberian kredit.

Dalam “Protokol Para Tetua Zion,” penulisnya mengatakan 

bahwa semua golongan oposisi dikendalikan. Jika ada negara yang 

keberatan dengan kekuasaan Rothschild5, “Itu hanya basa-basi saja, 

yang tergantung pada kebijaksanaan kami, dan atas petunjuk kami, 

sebab  anti-Yahudi mereka sangat kami perlukan untuk mengelola 

anggota kami yang kurang terkenal.” (Protokol 9)

Hipotesis saya saat ini yaitu  ada hubungan langsung antara 

Hitler dan rencana Rothschild, melalui banyak sekali “alat propaganda” 

(agen). Sebagian alat propaganda ini yaitu  “orang bodoh yang 

berguna” seperti Erich Ludendorff yang pensiun dari dunia politik 

3  Angkatan Udara Jerman hingga akhir Perang Dunia Kedua.

4  Perkumpulan ilmu kebatinan.

5  Sebuah keluarga Eropa, keturunan Jerman-Yahudi, yang mendirikan bank dan kantor 

pembiayaan di Eropa mulai akhir abad ke 18.

283

ketika menyadari bahwa Bank of England milik Rothschild membiayai 

Hitler.

Max Warburg, Kepala Intelijen Angkatan Darat Jerman yang 

merupakan anggota bank cabang Rothschild, serta pemimpin Mayr 

yang sebenarnya pada 1919, kemungkinan yaitu  ujung tombak 

Rothschild dalam “Percobaan terhadap Hitler.” Melalui “perkumpulan 

ilmu kebatinan,” para bankir pusat menciptakan paham Komunis dan 

Nazi yang, berkat PDII, menyebabkan kehancuran peradaban Barat 

(Kristen).

Umat manusia dengan cepat menjadi peternakan semut 

Rothschild. Berkat kendali mereka di dunia surat kabar dan 

pendidikan, maka informasi dan hiburan merupakan alat yang tepat 

untuk mengendalikan masyarakat dan perubahan perilaku. Beberapa 

dokumen tidak jelas seperti dokumen Kapten Mayr yang berjudul 

“Dulu Saya Atasan Hitler” mengingatkan kita bahwa kita sedang 

dipermainkan dan dikhianati dengan cara yang sangat buruk.

*

 

284

Buku Greg Hallett yang berjudul “Hitler yaitu  Agen Inggris” melukiskan perang sebagai khayalan mengerikan yang 

disebabkan oleh para penyihir klenik untuk merendahkan dan pada 

akhirnya memperbudak umat manusia di dunia.

Hallett mengatakan bahwa Hitler yaitu  agen “Inggris” 

berdasar  kesaksian dari jaringan yang menaungi pensiunan agen 

intelijen. Meskipun dia tidak menunjukkan bukti dokumen, namun  

Hallett memberikan bukti tidak langsung yang meyakinkan.

Misalnya, Adolph Hitler berada di Inggris pada 1912-1913, 

sebuah fakta yang didukung oleh buku saudara ipar perempuannya 

yang berjudul “Kisah Hidup Bridget Hitler” (1979). Banyak 

sejarawan termasuk penulis buku biografi Hitler, John Toland, yang 

mengabaikan informasi mengejutkan ini. (Jika Hallett benar, maka 

sejarawan seperti Toland bersalah sebab  membersihkan nama Hitler 

dan meningkatkan citranya.)

Hallett mengatakan bahwa Hitler dicuci otaknya mulai Februari 

hingga November 1912 dan dilatih di British Military Psych-Op 

War School di Tavistock di Devon dan Irlandia. “Mesin perang 

membutuhkan perang dan [itu berarti mereka butuh] didanai, 

Apakah Hitler 

Agen Kelompok Illuminati?

285

dilatih, dan didukung oleh agen ganda untuk menjadi kambing 

hitam, boneka, dan musuh boneka mereka,” tulis Hallett, seorang 

arsitek yang tinggal di Selandia Baru. (38)

Saudara ipar perempuan Hitler mengatakan bahwa pria itu 

benar-benar mabuk ketika tiba di depan pintu rumahnya di Liverpool 

tanpa membawa satu koper pun. “Menurut saya dia sedang sakit, 

kulitnya sangat pucat dan matanya terlihat sangat aneh,” tulis wanita 

itu. “Dia selalu membaca, bukan buku, namun  selebaran kecil yang 

dicetak di Jerman. Saya tidak tahu apa isi selebaran itu atau dari mana 

asalnya.” (hh. 29,35) Hallett mengatakan bahwa selebaran ini  

yaitu  buku latihan di Tavistock.

“Hitler yaitu  Agen Inggris” berguna sebagai kerangka berpikir 

lain. (Biasanya kita tidak bisa mengenali kebenaran sebab  kita 

memiliki kerangka berpikir yang salah, sebab  “pendidikan” kita 

berfungsi sebagai alat penyaring.) Ketika Hallett mengatakan 

“Inggris,” yang dia maksud yaitu  kelompok Illuminati, yaitu 

kelompok pemuja ilmu kebatinan yang terdiri atas para bankir 

sangat kaya yang mengendalikan jaringan perbankan yang saling 

berkaitan. Kelompok pemujaan ini bermarkas di Kota London, namun  

menggunakan Inggris serta sebagian besar negara dan ideologi 

sebagai boneka kaus kaki dalam pertunjukan boneka Punch dan 

Judy yang bernama Sejarah.

Pernyataan Hallett akan menjelaskan banyak peristiwa mustahil 

dalam Perang Dunia Kedua. Misalnya, mengapa Hitler membiarkan 

335.000 tentara sekutu melarikan diri ke Dunkirk? Langkah yang 

aneh ini dijelaskan sebagai tawaran perdamaian yang murah hati, 

namun  tentu saja Inggris akan jauh lebih setuju jika tentaranya berada 

di kamp Tahanan Perang Nazi.

286

Kemenangan Nazi pada Mei 1940 yaitu  menang telak di ronde 

pertama. Illuminati tidak mengharapkan perang berakhir secepat itu 

dan mereka juga tidak berharap Nazi menang.

Pada musim panas 1940, ketika Inggris tidak berdaya, Kepala 

Intelijen Militer Nazi (Abwehr) Laksamana Wilhelm Canaris meminta 

kepada Menteri Luar Negeri Rumania, Pangeran Michael Sturdza agar 

tetap bersikap tidak berpihak sebab  Inggris akan memenangkan 

perang. Dia juga mengirimkan pesan ini kepada diktator Spanyol, 

Franco.

Teori Hallett juga menjelaskan mengapa Hitler, yang seharusnya 

menjadi musuh para bankir Yahudi, bersikap seolah-olah dia tidak 

tahu bahwa Rothschild mengendalikan Inggris (dan Amerika) 

padahal ini sudah menjadi rahasia umum. (Bacalah Hillaire Belloc, 

“The Jews” 1922.) Jika Hitler sungguh-sungguh, dia pasti sudah 

menyerbu Inggris sebelum Rusia diserang.

Hipotesis Hallett menjelaskan 1) Mengapa Hitler bisa memperluas 

serangannya ke Rhineland dsb tanpa takut adanya balas dendam. 

2) Mengapa mesin perang Nazi dibiayai dan dibentuk oleh Bank of 

England dan perusahaan besar Anglo Amerika bernama Who’s Who 

yang dikendalikan oleh kelompok Illuminati. 3) Mengapa Hitler 

tidak pernah menutup laut Mediterania di Gibraltar, dan mengapa 

diktator Spanyol, Franco, tetap bersikap tidak berpihak, meskipun 

dia memiliki hutang besar kepada Nazi yang digunakannya untuk 

membiayai Perang Sipil Spanyol. 4) Mengapa markas besar I.G. Farben 

di Frankfurt tidak pernah dibom. Tempat ini menjadi markas besar 

CIA. 5) Mengapa Bank of England memberi Hitler hadiah berupa 

cadangan emas Ceko di London sebab  telah menduduki Praha.

Hal ini menjelaskan mengapa Hitler lebih mementingkan 

kebijakan rasialnya yang konyol dibandingkan  memenangkan perang. 

287

Dia bisa mendapat  dukungan dari jutaan orang Slav (dan bahkan 

banyak sekali orang Yahudi) ketika menguasai Rusia yang berpaham 

Komunis. Sebaliknya, dia menjadikan mereka sebagai musuh utama.

Kita mungkin bertanya mengapa Jerman yang bersekutu 

dengan Jepang menyerang AS bukannya Rusia. Mengapa Nazi tidak 

pernah tahu kalau komunikasi mereka dicurigai.Mengapa Hitler tidak 

menaklukkan tambang minyak Rusia dan Timur Tengah ketika dia 

memiliki kesempatan dan sebagainya, namun  Anda memahaminya. 

Semuanya telah diatur.

Hitler mungkin telah menyadari bahwa dengan menyerbu 

Soviet Rusia maka dirinya telah bertindak untuk para kapitalis Anglo 

Amerika. Mungkin dia tidak menyadari bahwa dirinya (dan Jerman) 

sedang dijebak.

Siapa Hitler?

Jawaban yang paling tidak masuk akal yaitu  seorang gelandangan 

dari Austria, tukang sapu jalanan, dan pelacur sesama jenis yang bisa 

menjadi Kepala Negara Jerman. Hitler masuk dalam daftar panjang 

para tokoh aneh dan dapat diperas yang melejit menjadi terkenal di 

dunia dengan bantuan tangan tak kasat mata.

Hallett menulis bahwa kakek Hitler yaitu  Nathan Meyer 

Rothschild. Maria Schickelgruber, nenek Hitler, yaitu  pelayan di 

rumah Rothschild di Wina ketika ayahnya, Alois dilahirkan “dengan 

penuh ketakutan” dalam pemerkosaan pemujaan setan. Keluarga 

Rothschild hanya boleh menikahi orang dalam keluarga besar mereka, 

sehingga mereka memiliki anak-anak haram yang berfungsi sebagai 

agen tanpa nama. (Rupanya ini merupakan pola yang dilakukan oleh 

288

kelompok Illuminati. Bill Clinton konon katanya merupakan anggota 

keluarga Rockefeller.)

Neneknya menerima tunjangan anak dari seorang pengusaha 

Yahudi yang kemungkinan merupakan perantara kakeknya. Bridget 

Hitler mengutip perkataan saudara perempuan Hitler, Paula, “Sejak 

[Adolf ] memulai hukum ras, kami—Adolf dan saya—tidak memiliki 

kakek. Tentu saja semua orang yang senang melihat hal ini akan 

memanfaatkannya.” (Memoirs, h.175)

Putra Rothschild, Alois Hitler, menikah kali ketiga dengan 

keponakannya, Klara, yang menjadi ibu Hitler. Ayahnya suka menyiksa 

dan ibunya sangat menderita. Hitler jatuh miskin pada usia 18 tahun 

saat ibunya meninggal dan dia tinggal di sebuah losmen khusus pria 

di Wina yang sering dikunjungi oleh penyuka sesama jenis.

Menurut sejarawan dan profesor dari Jerman, Lothar Machtan, 

Hitler yaitu  penyuka sesama jenis dengan catatan polisi yang 

panjang sebab  melecehkan para pria baik di Munich dan Wina. 

Catatan ini  sampai ke Rusia dan Inggris, namun  tidak pernah 

digunakan untuk propaganda, hal ini sebagai bukti tambahan bahwa 

perang mungkin hanya kepura-puraan. (Machtan, “The Hidden 

Hitler,” 2001.)

Menjadi Gila

Menurut Hallett, Hitler pergi ke Inggris pada 1912 untuk mengikuti 

pelatihan yang diadakan di Jerman. “Pelatihan” ini bermacam-macam 

mulai dari memahami perannya bagi masa depan bangsa Jerman 

dengan belajar cara memesona khalayak ramai.

Pelatihan ini  juga termasuk cuci otak yang membuat-

nya trauma. Kesadaran dari “kepribadian kedua” hancur ketika 

289

menyaksikan kekejaman yang biadab dan mengalami pelecehan 

seksual, yang semuanya difilmkan. Kemudian berbagai macam 

penggalan kesadaran ini  diprogram dan dapat dilihat 

dengan menggunakan kata kunci khusus. (Bacalah buku karangan 

Fritz Springmeier dan Cisco Wheeler untuk penjelasan lebih rinci 

mengenai teknik pengendalian pikiran kelompok Illuminati.)

Hitler kembali ke Jerman pada Mei 1913 dan mendaftar ke 

Angkatan Darat Jerman Selama Perang Dunia Pertama, dia bertugas 

sebagai pesuruh dan tertangkap dua kali oleh pasukan Inggris. 

Dalam dua kejadian ini , dia dibebaskan dari hukuman mati 

oleh seorang “malaikat” dalam badan intelijen Inggris.

Menurut Hallett, Hitler senang sekali ketika para wanita buang 

air besar ke tubuhnya. Dia juga memiliki alat kelamin yang sangat 

kecil dan hanya memiliki satu buah pelir. (Sebagian besar wanita yang 

berpacaran dengannya melakukan bunuh diri. Cinta sejatinya yaitu  

Geli, keponakan tirinya yang berusia 17 tahun, yang dibunuhnya pada 

1931 ketika gadis itu dihamili oleh sopirnya. Machtan berpendapat 

bahwa Hitler sebenarnya menyayangi sopirnya.)

Untuk mengetahui lebih banyak tentang homoseksualitas Nazi, 

bacalah buku, “The Pink Swastika” di Internet.

Keterlibatan

Sejarah dibuat berdasar  rencana jangka panjang kelompok 

Illuminati. Perang direncanakan beberapa dekade sebelumnya 

dan disusun agar bisa menghancurkan negara dan golongan atas, 

menghapuskan penduduk, kemerosotan moral, dan tentu saja 

mendapat  kekuasaan dan keuntungan.

290

Menurut Hallett, Joseph Stalin termasuk kelompok Illuminati 

yang merupakan “agen perang” lainnya yang masuk sekolah pelatihan 

Tavistock Psyche Ops pada 1907. Clifford Shack telah mengusulkan 

bahwa Stalin juga anak haram dari seorang keluarga Rothschild.

Hallett mengatakan bahwa kematian Hitler palsu (yaitu seorang 

agen ganda yang dibunuh) dan Hitler melarikan diri ke Barcelona dan 

dia tinggal di sana hingga 1950, saat dia meninggal akibat kanker 

perut.

Greg Hallett yaitu  orang yang berpikiran modern dan bukunya 

yang bertele-tele penuh pengulangan dan penyimpangan. Saya 

tidak percaya dengan semua pernyataan Hallet. Namun, kita harus 

berterima kasih kepadanya sebab  menyajikan sejarah dari sudut 

lain yang meskipun tidak meyakinkan, namun  lebih masuk akal dari 

yang seharusnya terjadi. Kita harus bisa menerima pendapat yang 

bersifat spekulatif tanpa merasa harus menerima atau menolaknya. 

(Ini disebut “penilaian cadangan.”)

Hitler harus dilihat dari sudut pandang kalimat dalam teks 

“Protokol Para Tetua Zion,” (9) yang berbunyi “Saat ini, jika ada 

Negara yang menentang kami, maka itu hanya basa-basi saja, yang 

tergantung pada kebijaksanaan kami dan atas petunjuk kami…”

Kelompok Illuminati mencapai semua tujuannya dalam Perang 

Dunia Kedua. Jerman dan Jepang berubah menjadi tanah kosong. 

Enam puluh juta orang dibantai. Pembunuhan besar-besaran orang 

Yahudi mendorong orang Yahudi untuk mendirikan kantor pusat 

pemerintahan dunia Rothschild di Israel. Mereka yang bercita-cita 

tinggi dan para pemimpin asli dari kedua belah pihak dibantai. 

Setiap negara memiliki banyak hutang. Perserikatan Bangsa-Bangsa 

bangkit dari abu seperti burung phoenix. Hiroshima menebar 

291

ketakutan ke seluruh dunia. Uni Soviet menjadi negara adidaya dan 

mengendalikan Eropa Timur. Panggung telah siap untuk drama 

berikutnya, yaitu Perang Dingin.

Melihat harapan umat manusia yang suram, maka ada 

kecenderungan untuk benar-benar menganggap Hitler sebagai 

musuh dari dominasi para bankir pusat. Buku Hallett merupakan 

pengingat yang penting bahwa seperti halnya Stalin dan Mao, Hitler 

yaitu  seorang agen. Kelompok Illuminati membiayai “musuh” untuk 

menimbulkan perselisihan dan terus memperbudak umat manusia.

*

292

Tinta di atas Pakta Perdamaian Versailles belum kering ketika kelompok Illuminati mulai menyusun rencana Perang Dunia 

Kedua dengan mempersiapkan Adolf Hitler dan Partai Nazi.

Sebelum 1919, Hitler menjadi “orang bayaran” partai politik 

yang memiliki banyak teman Yahudi dan memiliki hubungan baik 

dengan Partai Komunis maupun Sosialis. Dalam waktu satu malam, 

dia menjadi anti-Komunis dan anti-Semit1 yang kejam. Apa yang 

telah terjadi? Dia menjadi Perwira Intelijen Angkatan Darat. Selama 

1920-an, Angkatan Darat Jerman (Reichswehr) diam-diam mendanai 

Hitler, partainya, dan melatih anggota “Brownshirt2” SA-nya.

Saya menduga Jenderal Kurt Von Schleicher merupakan ujung 

tombak para bankir dari kelompok Illuminati seperti Max Warburg 

yang kantor pusat bank I.G. Farben miliknya di Frankfurt selamat dari 

bom tentara Sekutu dan ibunya yang orang Yahudi tinggal dengan 

nyaman di Hamburg selama perang.

1  Suatu sikap permusuhan atau prasangka terhadap kaum Yahudi dalam bentuk-bentuk 

penganiayaan/penyiksaan terhadap agama, etnik, maupun kelompok ras, mulai dari 

kebencian terhadap individu hingga lembaga.

2  Anggota wajib militer Nazi yang didirikan oleh Hitler pada 1921 yang mengenakan sera-

gam cokelat.

Apakah Kelompok Illuminati Menyewa 

Hitler untuk Memulai PD2?

293

Dalam Protokol Para Tetua Zion, sang penulis yang merupakan 

bankir dari kelompok Illuminati, menyombongkan diri dengan 

mengatakan bahwa mereka menciptakan atau menyetujui anti-

Semitisme3 jika sesuai dengan tujuan mereka.”Anti-Semitisme sangat 

penting bagi kami untuk mengelola anggota baru kami…hal ini 

telah menjadi persoalan yang berulang kali kami bahas.” (Protokol 

9). Hitler yaitu  contoh dari bagaimana anti-Semitisme diciptakan. 

Sang penulis selanjutnya mengatakan: “Kamilah yang menyebabkan 

semua ketakutan yang melanda dunia. Anggota kami terdiri dari 

orang dengan berbagai macam pendapat dan doktrin, anggota 

kerajaan, pemimpin politik, sosialis, komunis, dan berbagai macam 

pemimpi sejati…yang berusaha keras menggulingkan segala bentuk 

pemerintahan yang mapan. Semua negara sedang disiksa…namun  

kami tidak akan memberi mereka perdamaian sampai mereka secara 

terbuka mengakui pemerintahan Super internasional kami…”

Tulisan hitam putih ini  merupakan cetak biru dari NWO4, 

PBB, UE, dan NAU, dan semua perang hingga hari ini. Namun, para 

bankir membuat kita berpikir bahwa kita harus memerhatikan “para 

rasialis” dengan saksama. Seolah-olah lebih dari 1% orang Yahudi 

dulu dan sekarang secara sadar menjadi bagian dari persekongkolan 

mereka yang mengerikan dan kejam.

Sejarah modern memuat rencana jangka panjang untuk 

menimbulkan perang tiada gunanya ini untuk memperbudak 

umat manusia dengan menghancurkan jati diri negara, agama, 

ras, dan keluarga mereka. Sebagian besar sejarawan dibayar 

untuk mengaburkan fakta mengerikan bahwa orang-orang yang 

bertanggung jawab atas Auschwitz, Gulag, Hiroshima, dan Verdun 

3  Politik yang cenderung menguntungkan orang Yahudi.

4  New World Order (Tatanan Dunia Baru)

294

masih mengendalikan dunia. Mereka bertanggung jawab atas 

peristiwa 9/11 dan perang Irak.

Para pemimpin kita dipilih atas kemampuan mereka untuk 

berbohong dan menjalankan perintah. Perselisihan antar “musuh” 

yang sebenarnya melayani majikan yang sama, hanyalah pura-pura 

saja.

Versailles

Dr. E.J. Dillon dari London Daily Telegraph menulis dalam bukunya 

“The Inside Story of the Peace Conference,” (1920) sebagai berikut, 

banyak delegasi yang menarik  bahwa “mulai sekarang 

dunia akan diperintah oleh orang-orang Anglo-Saxon, yang 

kemudian dipengaruhi oleh orang-orang Yahudi…” (yaitu para bankir 

pusat dan antek-antek mereka) h 497.

Jerman merupakan hambatan utama untuk menggunakan 

Inggris dan AS agar kelompok Illuminati bisa menguasai dunia. 

Sehingga, pampasan perang dalam jumlah besar yang dibebankan 

dipergunakan untuk memulai perang dunia yang jauh lebih 

menghancurkan. Begitu perang ini  dimulai, Inggris memveto 

upaya untuk membunuh atau menggantikan Hitler dan menuntut 

“menyerah tanpa syarat.”

Hitler belum berkuasa hingga 1933, namun  Jerman mulai 

mempersenjatai dirinya kembali pada 1919 ketika terjadi 

pertentangan mengenai ketentuan Versailles. Tentara Sekutu pura-

pura tidak mengabaikan sebuah program untuk melihat tentara 

Komunis dan Jerman berlatih di Rusia dengan senjata terbaru, 

termasuk markas besar untuk angkatan udara, kendaraan militer, 

295

dan perang kimia. Ketika Hitler berkuasa pada 1933, Jerman telah 

memiliki angkatan udara yang maju.

Cara lain untuk menghindari Versailles yaitu  Reichswehr 

mendanai dan melatih organisasi paramiliter seperti Nazi SA yang 

kemudian bisa digabungkan ke dalam angkatan darat tetap. Jenderal 

Kurt Von Schleicher dan Kapten Karl Mayr serta Kapten Ernst Roehm 

bertugas memimpin program “Werhmacht5 Hitam” ini.

Sefton Delmer, yang saat itu menjadi wartawan “Daily Express” 

di Berlin, menjelaskan hal ini dalam otobiografinya yang berjudul 

“Trail Sinister” (1961). Dia menyebutkan beberapa dokumen yang 

menunjukkan bahwa Hitler “bertindak atas perintah Mayr ketika dia 

bergabung dengan Partai Buruh Jerman yang sangat kecil dan mulai 

membesarkan partai itu…” (64) Delmer mengatakan bahwa Mayr 

juga mendanai pertemuan besar-besaran dan selebaran yang isinya 

Hilter mencerca orang Yahudi. “Kampanye anti-Yahudi ini…didukung 

oleh kekuatan besar seperti Perwira Staf Reichswehr.” (63).

Tujuan Reichswehr yaitu  mendapat  dukungan politik 

dari masyarakat umum untuk PD2. Menurut Delmer, “Schleicher 

membayar tidak kurang dari dua juta pounds dari dana rahasia 

Reichswehr untuk mendanai pasukan gerak cepat…” (120) Mereka 

juga didanai oleh para pengusaha industri dan bankir dari kelompok 

Illuminati. 

(Lahir dan besar di Berlin, Sefton Delmer mengenal Hilter secara 

pribadi dan memiliki banyak sekali narasumber yang bisa dipercaya. 

Selama perang, dia memimpin “propaganda hitam” Inggris yang 

mengelola berbagai macam stasiun radio yang membidik para 

tentara Jerman.)

5  Angkatan Bersenjata Jerman.

296

Hitler, “Anti-Komunis, Anti-Semit”

Komunisme, Nazisme dan Zionisme yaitu  tiga gerakan yang 

diciptakan dan dipertahankan oleh kelompok Illuminati untuk 

menipu dan memanipulasi umat manusia.

Dalam bukunya yang berjudul “The Hidden Hitler,” Lothar 

Machtan, seorang Profesor Sejarah di Bremen University mengatakan 

bahwa Hitler hampir bergabung dengan Komunis pada 1918. Dia 

meminta jabatan tertinggi partai agar dia tidak perlu bekerja, namun  

mereka menolak. “Hitler tidak masuk ke partai sayap kanan yang 

keras sampai dia ditolak oleh partai sayap kiri,” tulis Machtan. (71)

Menurut Ian Kershaw, Hitler ikut dalam unjuk rasa mendukung 

partai Sosialis dan Komunis pada 1918-1919 dan bertugas sebagai 

wakil Socialist Soldiers’ Council. (“Hitler: 1889-1936,” h. 118-120.)

Menurut Brigitte Hamann, sahabat-sahabat Hitler sebelum 

perang Wina yaitu  orang Yahudi. Dia mendapat  keuntungan 

dari sumbangan dan keramahan orang Yahudi. Orang Yahudi 

membeli sebagian besar karya seninya. sebab  alasan inilah, para 

pendukung gerakan anti-Semit sejati menghindari dirinya. (“Hitler’s 

Vienna: A Dictator’s Apprenticeship,” hh. 347-352)

Hamann mengatakan bahwa gagasan Hitler mengenai 

kemurnian dan keunggulan bangsa Arya berasal dari orang Yahudi. 

Wanita ini  mengutip perkataan Hitler:“Melalui Musa, orang 

Yahudi menerima ajaran hidup dan menjalani kehidupan yang 

derajatnya dipertinggi oleh sebuah agama yang sangat disesuaikan 

dengan sifat sebuah bangsa, dan mutlak serta jelas tanpa dogma 

dan ajaran meragukan...yang membahas tentang apa yang berguna 

bagi…kesejahteraan sebuah bangsa, tanpa mempertimbangkan 

bangsa lain.” (351)

297


Ada kerinduan terhadap Hitler berdasar  keyakinan bahwa dia 

melakukan perlawanan terhadap Tatanan Dunia Baru. Sebenarnya, 

dia diciptakan oleh kelompok Illuminati untuk memulai perang baru.

Orang-orang menggantungkan harapan mereka kepada para 

pemimpin seperti Putin dan Ahmadinejad, namun  sama seperti Hitler, 

mereka yaitu  tokoh tak dikenal yang berkuasa dengan dibantu oleh 

tangan tak kasat mata. Kita tidak memiliki pemimpin politik (budaya) 

sejati, yang kita miliki hanya pion kelompok Illuminati.

Sejarah manusia selalu sama. Kelompok minoritas ingin 

memonopoli semua kekuasaan dan kekayaan, dengan mengor-

bankan banyak orang. Pembunuh berantai berkeliaran. Selama apa 

pun mereka bersikap baik, pada akhirnya mereka akan selalu kembali 

pada sifat aslinya.

Catatan:

Sebagian sumber dalam artikel ini disarankan oleh film 

dokumenter yang sangat bagus karya Jim Condit yang berjudul “The 

Final Solution to Adolph Hitler.”

“Zionisme bersedia mengorbankan seluruh orang Yahudi di 

Eropa untuk mendirikan Negara Zionis. Semua dilakukan untuk 

mendirikan negara Israel dan hanya memungkinkan melalui 

perang dunia. Wall Street dan bank Yahudi besar membantu perang 

ini  dari kedua belah pihak. Zionis juga bersalah sebab  telah 

membangkitkan kebencian yang semakin besar terhadap orang 

Yahudi pada 1988.” (Joseph Burg, “The Toronto Star,” 31 Maret 1988).”

Mayor Robert H. Williams melaporkan dalam “Williams 

Intelligence Summary” pada Februari 1950 tentang peran James P. 

298

Warburg dalam rencana melawan umat Kristen. Dia mengatakan, 

“November kemarin, janda mendiang Jenderal Ludendorff, yang 

sedang menjalani persidangan di Nuremberg, menjelaskan mengapa 

suaminya berpisah dengan Hitler, sehingga menegaskan laporan 

ini  dengan informasi rinci yang meyakinkan.

Wanita ini  mengatakan bahwa, “…pada awal musim 

panas 1929, James P. Warburg melaksanakan tugas dari perusahaan 

keuangan di Amerika, yang ingin memengaruhi Jerman dalam 

meluncurkan revolusi nasional. Tugas Warburg yaitu  menemukan 

pria yang tepat di Jerman, dan dia mengadakan perjanjian dengan 

Adolph Hilter yang selanjutnya menerima uang sebesar 27 juta 

dolar hingga 30 Januari 1932, dan setelah itu masih menerima uang 

sebesar tujuh juta, sehingga Hitler bisa membiayai gerakannya.’”

*

299

Terkadang informasi simbolis menyampaikan banyak hal.Emil Georg von Stauss, direktur bank terbesar di Jerman, 

Deutsche Bank, meminjamkan mesin tik Remington kepada Hitler 

agar dia bisa menulis pernyataan terbuka tentang bankir anti-

Yahudinya yang terkenal dalam bukunya, “Mein Kampf.”

Penggalang dana utama Partai Nazi yang bernama Von Stauss, 

juga telah lama menjadi rekan bisnis keluarga Rothschild.

Hitler mendiktekan isi buku “Mein Kampf” ke juru ketiknya yang 

bernama Rudolf Hess dan Emil Maurice saat dipenjara selama delapan 

bulan dengan nyaman di Penjara Landsberg pada April-Desember 

1924. (Hukuman lima tahunnya diperingan. Dia mendapat  

sebuah ruangan berkamar dua dengan pemandangan indah dan 

diperbolehkan menerima hadiah dan tamu.)

Von Stauss yaitu  bagian dari “kelompok pendukung Hitler” yang 

terdiri atas orang-orang kaya. Helen Bechstein, istri pemilik pabrik 

piano berpura-pura menjadi ibu angkat Hitler dan menyelundupkan 

beberapa bagian naskah ini  dari penjara. Dia membayar semua 

kebutuhan Hitler dan berharap Hitler mau menikahi putrinya, Lotte. 

Hitler Menggunakan Mesin Tik Milik 

Bankir Rothschild (untuk Menulis 

buku “Mein Kampf”)

300

Franz Thyssen, pemimpin United Steelworks mengirimkan hadiah 

ulang tahun senilai 100.000 marks emas kepada Hitler.

Cerita ini diambil dari surat Rudolf Hess untuk istrinya oleh 

penulis Belgia bernama Stan Lauryssens. (“The Man Who Invented 

the Third Reich” 1999, hh. 130-135.)

Cerita ini bertentangan dengan citra yang kita miliki tentang 

Hitler yang pada 1924 memimpin partai rakyat jelata. Sebenarnya, 

dia yaitu  ujung tombak dari para bankir internasional yang pura-

pura ditentangnya.

Baik Nazisme ataupun Komunisme yaitu  partai oposisi palsu 

yang diciptakan oleh para bankir dari kelompok Illuminati. Sementara 

kita dengan tanpa sadar memasuki perang dunia berikutnya, ingatlah 

bahwa orang-orang yang mengeluarkan mata uang kita ada di balik 

setiap perang dan mengendalikan kedua belah pihak yang bertikai.

Deutsch Bank, Von Stauss Dan Keluarga 

Rothschild

Deutsch Bank membantu menciptakan Hitler sebab  dia memberikan 

laba perang. (semua kepala cabang dan kepala bagian bank ini  

menjadi anggota Partai Nazi.) Selama Perang Dunia Kedua, Deutsch 

Bank mendapat  laba besar ketika mengambil alih bank dan 

industri di negara yang diduduki. Bisnis orang Yahudi dan rekening 

bank orang Yahudi dijadikan “milik bangsa Arya.” (Bacalah Harold 

James “The Deutsch Bank and the Nazi Economic War Against the 

Jews,” 2001.)

Sebelum menjadi direktur utama bank ini , Von Stauss 

yaitu  Direktur Jenderal Steaua Romana yaitu sebuah perusahaan 

301

minyak Rumania milik bank ini . Dia pernah menjabat sebagai 

Direktur Pelaksana European Petroleum Union (EPU). Sebuah kartel 

minyak. E.P.U yaitu  “persatuan pengusaha industri internasional 

yang tujuannya untuk mendapat  laba sebesar mungkin dari 

produk mereka.”

EPU mewakili kepentingan Rothschild, kepentingan Nobel, 

dan kepentingan Deutsch Bank. Dua terakhir ini kemungkinan juga 

termasuk kepentingan Rothschild.

Setelah Nazi berkuasa, Von Stauss semakin mempersengit 

perang di perusahaan besar Jerman seperti Daimler Benz dan BMW, 

yang berhubungan dengan Deutsch Bank.

Sebuah buku menggambarkan Von Stauss sebagai “tokoh 

misterius pada zaman Weimar dan Sosialis Nasional, meskipun 

jarang ada orang yang memelajari sejarahnya.” Meskipun sebagai 

pendukung utama partai ini , namun  dia tidak pernah menjadi 

anggota Partai Nazi dan “selalu memelihara hubungan baik dengan 

tokoh perekonomian terkemuka yang merupakan orang Yahudi 

seperti rekannya Oscar Wassermann di Deutsch Bank.” (David Bankier 

ed. “Probing the Depth of German anti-Semitism,” 2000, hh 256-27.)

Meskipun demikian, dia menjadi alat penting dalam mengubah 

orang Yahudi menjadi orang Arya, bahkan orang Yahudi yang telah 

lama masuk dan menikah dengan orang Arya. Jelas ada orang Yahudi 

dalam dan orang Yahudi luar, yaitu anggota kelompok Illuminati atau 

bukan.

Mengapa Para Bankir Menciptakan Perang

Perang yaitu  faktor penting dari rencana jangka panjang para 

bankir untuk menghapuskan, menghina, dan memperbudak umat 

302

manusia, yang penting untuk melindungi monopoli dunia mereka 

yang curang terhadap kredit kita. Logika ini menjelaskan makna 

sebenarnya dari “revolusi,” dan mengapa mereka menganggap 

perang sebagai sesuatu yang “revolusioner.”

Manusia terhalang sebab  sekelompok kecil orang merebut 

kendali pembuatan uang. Hal ini dimulai ketika para penjual emas 

menyadari bahwa mereka dapat mengeluarkan uang untuk emas 

yang tidak mereka miliki. Mereka menjadi bankir yang mengetahui 

bahwa mereka juga dapat memberikan pinjaman lebih besar 

dari uang milik mereka sendiri, dengan menggunakan catatan 

pembukuan sederhana.

Mereka menggunakan Para Penjual Emas ini untuk 

mengendalikan kekayaan dunia dan menempatkan antek-antek 

mereka dalam pemerintahan, media massa, dan pendidikan. Mereka 

mengatur agar pemerintah nasional kita menjamin uang yang 

mereka cetak.

Perang mengalihkan perhatian kita dari urusan negara, 

penghinaan, kekejian, dan kenaikan hutang dan laba ini. (Para bankir 

umumnya sangat yakin dengan hutang pemerintah.) Para bankir 

pusat juga sangat menyukai sosialisme. Mereka membeli orang 

dengan uang mereka sediri dan pada saat yang sama mengikatnya 

dalam sebuah kontrak kerja.

Woodrow Wilson yaitu  pion dari “kekuasaan uang” ini. Namun, 

untuk menyelamatkan dirinya, dia mengatakan para pegusaha 

industri Amerika takut dengan “sebuah kekuasaan yang sangat 

teratur, sangat cerdik, sangat waspada, sangat bersatu, sangat 

lengkap, sangat luas” sehingga mereka tidak berani berbicara dengan 

keras.

303

Wilson sebenarnya mengenali kekuasaan ini:“Monopoli paling 

besar di negara ini yaitu  monopoli kredit dalam jumlah besar. 

Sebuah negara industri besar dikendalikan oleh sistem kreditnya. 

Oleh sebab  itu, pertumbuhan negara dan semua kegiatan kita 

berada di tangan sebagian kecil orang yang mengerikan dan 

memeriksa serta menghancurkan kebebasan ekonomi yang sejati.” 

(Robertson, “Human Ecology,” h.166.)


Perang, termasuk “perang melawan teror” dirancang untuk 

menciptakan polisi dunia yang melindungi monopoli kekuasaan dan 

kekayaan dari bankir pusat. Tidak penting siapa yang terpilih. Mereka 

semua bekerja untuk para bankir pusat.

Mason, Bilderberger, Jesuit1, dan Zionis, mereka semua 

dikuasai oleh para bankir. Manusia tidak akan pernah bisa berdiri 

sendiri sampai para bankir menyerahkan kekuasaan mereka untuk 

menciptakan uang dengan menggunakan kredit kita. Sementara itu, 

kehidupan kita dibentuk oleh serangkaian cerita bohong luar biasa 

dan salah satunya yaitu  perang.

*

1 *Ordo Gereja Katolik Roma.

304

Orang paling berkuasa nomor dua di Nazi Jerman, Martin Bormann, yaitu  agen “Soviet” (yaitu kelompok Illuminati) 

yang memastikan hancurnya orang Yahudi di Jerman dan Eropa.

Sehingga dia mendahulukan dua tujuan utama kelompok 

Illuminati, yaitu memasukkan Jerman ke dalam sebuah pemerintah 

dunia dengan menghapuskan keinginan nasional, budaya, dan 

rasnya serta membangun Israel sebagai ibukota dunia para bankir 

anggota Freemason dengan mengancam akan memusnahkan orang 

Yahudi di Eropa.

Kelompok Illuminati yaitu  persekutuan bebas antara pemilik 

danaYahudi dan kaum bangsawan Inggris/Amerika/Eropa yang 

disatukan oleh pernikahan, uang dan kepercayaan pada hal yang 

berbau klenik (Freemason). Winston Churchill, seorang anggota 

Freemason yang ibunya orang Yahudi, sesuai dengan gambaran ini.

Mereka memiliki kartel yang saling berkaitan (perbankan, 

minyak, farmasi, senjata perang, kimia, mineral, media, dsb.) dan 

mengendalikan masyarakat serta pemerintah melalui kelompok 

perusahaan dan profesional, media, pendidikan, perkumpulan 

rahasia, lembaga penelitian, yayasan dan badan intelijen. Tujuan 

Apakah Bormann Mencalonkan Hilter 

kepada kelompok Illuminati?

305

mereka yaitu  “menyedot kekayaan dunia” (menggunakan kata-

kata Cecil Rhodes) dan mengendalikan penduduknya dengan 

menggunakan propaganda, “pendidikan,” dan perencanaan sosial.

Negara (Inggris, AS, Israel), gerakan (Zionisme, Sosialisme, 

Nazisme, Komunisme), dan orang-orang (Amerika, Jerman, Yahudi) 

yaitu  pion yang mereka korbankan demi rencana besar dan gila 

mereka untuk menguasai dunia. Karier Bormann menggambarkan 

bagaimana mereka menyusun perang untuk mencapai tujuan jangka 

panjang ini.

Martin Bormann (1900-?) yaitu  pengatur, bendahara, dan 

kasir Partai Nazi dan mengendalikan mesinnya yang sangat 

kuat. Dia berhubungan dengan para bankir dan pengusaha 

industri dari kelompok Illuminati yang membiayai Partai Nazi dan 

menyumbangkan jutaan dolar kepada Hitler. Sebagai wakil Fuhrer 

dan Sekretaris Hitler, Bormann menandatangani slip gaji Hitler dan 

mengelola rekeningnya. Dia yang menentukan siapa dan apa yang 

Hitler lihat, dan bertindak atas nama Hitler.

Goering mengatakan “Bormann tinggal bersama dengan Hitler 

siang dan malam dan perlahan bisa membuat Hitler menuruti segala 

kemauannya sehingga dia mengendalikan seluruh hidup Hitler.” 

(“Martin Bormann” oleh James McGovern, h.160). Hitler menjadikan 

Bormann sebagai Pelaksana dari keinginannya. Bormann, bukannya 

Hitler, yang memiliki Berghof1*. “Seluruh kompleks di Obersalzberg, 

yang terdiri atas 87 gedung dan nilainya lebih dari setengah juta 

mark, didaftarkan secara resmi atas nama Bormann.” (McGovern, 

h.128)

1 * Rumah Hitler di Obersalzberg, Pegunungan Alpen Bavaria di dekat Berchtesgaden, Ba-

varia, Jerman

306

Pada 1972, Jenderal Reinhard Gehlen (kepala Badan Intelijen 

Soviet Wehrmacht) mengungkapkan bahwa Bormann yaitu  mata-

mata Soviet, sebuah pendapat yang juga diyakini oleh sebagian 

besar jenderal dan perwira tertinggi Nazi termasuk Gottlob Berger, 

Letnan Jenderal SS2 yang mengenal Bormann dengan sangat 

baik. “Bormann yang paling banyak menyiksa,” kata Berger ketika 

memberikan kesaksian di Nuremberg. (McGovern, 181).

Keterlibatan ini menggemparkan. Ingat apa yang dikatakan 

oleh Winston Churchill, “Perang ini bukan melawan Hitler atau 

Sosialisme Nasional, namun  melawan kekuatan rakyat Jerman, yang 

harus dihancurkan untuk selamanya, baik di bawah pimpinan Hitler 

atau seorang pendeta Jesuit.” (Emrys Hughes, “Winston Churchill, His 

Career in War and Peace,” h.145)

Partai Nazi diciptakan dan Perang Dunia Kedua meletus untuk 

menggiring rakyat Jerman ke dalam perangkap mengerikan, setelah 

merusak moral mereka. Dalam “The Bormann Brotherhood” (1972) 

William Stevenson mengatakan bahwa Bormann “memberikan 

prioritas kecil pada takdir Jerman…Sebaliknya, dia sangat peduli 

dengan masa depan yang berdasar  filosofi Nazi, dibiayai oleh 

barang rampasan Nazi, didukung oleh Kelompok Persaudaraan yang 

sangat setia…” (62) Apakah ini kelompok Illuminati?

Bormann

Bormann tidak mungkin tewas di Berlin yang hancur oleh perang, 

seperti yang kelompok Illuminati inginkan agar kita percaya. 

Seorang pria yang mempersiapkan dengan saksama kelangsungan 

hidup Reich dengan mendirikan 750 perusahaan di beberapa 

2 SS atau Schutztaffel; Korps Hitam Himmler.

307

negara tidak berpihak pasti telah mempersiapkan pelariannya 

sendiri. Ada beberapa laporan yang mengatakan bahwa Rusia telah 

menyelamatkan Bormann dan menjebaknya di Moskow. Beberapa 

laporan lainnya mengatakan dia berada di Amerika Selatan. Putra 

tertua Adolph Eichmann, Horst, mengatakan bahwa dia sering sekali 

berbincang-bincang dengan Bormann di Argentina. (McGovern, 

h.194)

Bormann jelas bekerja untuk Soviet dan Nazi, yang artinya 

dia bekerja untuk kelompok Illuminati. Pemenang Penghargaan 

Pulitzer sebanyak dua kali, Louis Kilzer menuliskan bahwa Bormann 

yaitu  mata-mata “Soviet” dalam bukunya yang berjudul “Hitler’s 

Traitor” (2000). Dia meneliti lalu lintas telegram antara mata-mata 

yang dikenal dengan nama “Werther” dan Moskow dan merasa 

yakin bahwa hanya Bormann yang bisa melihat informasi. Bormann 

mengatakan kepada Hitler bahwa dia menginginkan dokumen 

silsilah keluarga dan meminta juru steno untuk mencatat konferensi 

perang Hitler.

Pemerintah Soviet dapat mengajukan pertanyaan yang sangat 

rinci tentang pertahanan dan tujuan Nazi. Hasilnya yaitu  Nazi 

yang kuat kalah di Stalingrad dan Kursk. “Bagi Rusia, Bormann sama 

bergunanya seperti lima puluh divisi Tentara Merah.” tulis Kilzer. (61)

“Dia sudah sejak awal penting bagi Stalin. Pada 1941, ketika 

Jerman seharusnya dapat menggunakan jutaan nasionalis Ukraina 

untuk mengalahkan kekuasaan Soviet, Bormann memutuskan 

bahwa mereka hanya pantas “diperbudak dan dibinasakan…Ketika 

dihadapkan dengan…pembantaian besar-besaran oleh Jerman atau 

dominasi politik oleh Soviet, rakyat Ukraina memilih untuk hidup dan 

hal ini  menghancurkan harapan Jerman untuk menaklukkan 

negara itu dengan mudah.” (261).

308

Bormann menggunakan kekalahan Nazi di Stalingrad sebagai 

alasan untuk mulai membantai orang Yahudi, yang merupakan 

tujuan kedua kelompok Illuminati. Jaksa di Nuremberg menyebut 

Bormann sebagai “otak utama dari program kelaparan, penghinaan, 

perampasan, dan pembantaian.” Dia melindungi Hitler dari hal-hal 

kecil yang mengerikan dan melarang Himmler membahas masalah 

ini  dengan Hitler dan mendokumentasikan laporan Himmler. 

(261)

“Peran Bormann pada nasib rakyat Ukraina dan Yahudi hanyalah 

pengaruhnya yang menghancurkan pada Reich Ketiga” tulis Kilzer. 

Dia menghalangi upaya Albert Speer untuk mengubah situasi 

negara ini  menjadi “darurat perang” sampai akhirnya terlambat. 

“Pengaruh Bormann,” kata Speer menyimpulkan, “merupakan 

bencana nasional.” (263)

Kilzer menuliskan dengan sangat rinci mengenai hubungan 

Bormann dengan sistem spionase Soviet, dengan memelajari riwayat 

sebagian besar pelatihnya, Bahkan salah satu kekasih gelap Bormann, 

Marie Rubach Spangenberg, juga ikut dalam gerakan bawah tanah 

Komunis Jerman. (264)

Bormann mendorong Hitler untuk mengabaikan ancaman 

pengepungan di Stalingrad. Keputusan Hitler yaitu  “tidak memiliki 

prinsip strategi dan pelaksanaan yang sama lagi,” tulis Jenderal Halder 

dalam buku hariannya. (McGovern, 82)

Bormann mendapat  kepercayaan penuh dari Hitler dengan 

berpura-pura menjadi wakilnya yang berguna dan kejam. Ketika 

Bormann dikritik, Hitler menjawab, “Semua orang membuatku 

kecewa kecuali Bormann…barang siapa melawan Bormann berarti 

juga melawan Negara! Aku akan membunuh mereka semua..” 

309

(McGovern, 101.) Dan, “Semua usulan Bormann sangat berhasil 

sehingga saya hanya perlu mengatakan ya atau tidak…” (98)

Namun, pertanyaan itu masih ada, “Apakah Hitler sendiri seorang 

pengkhianat?” Apakah dia juga bekerja untuk kelompok Illuminati? 

Kilzer mengatakan bahwa Hitler sangat lunak jika terjadi perbedaan 

pendapat dalam tubuh angkatan darat dan menanamkan “budaya 

berkhianat.” (Kilzer, 6) Apakah Hitler mengetahui peran Bormann dan 

bekerja sama? Saya masih mencari jawaban untuk pertanyan ini.


William Stevenson memberikan  yang cocok, “Bormann 

mewakili kekuatan rahasia dan dalam kondisi kita yang carut-marut, 

kita mencurigai bahwa basa-basi demokrasi lebih seperti penyamaran 

berbahaya…sehingga kekuatan sejati mulai terlihat ketika mulai ada 

rahasia. Martin Bormann…memiliki kekuatan rahasia ini …

sampai ke tingkat yang membuatnya bisa melarikan diri dari tiang 

gantungan.” (9)

Hikmah dari kisah ini yaitu  “berita” memperkuat “penyamaran 

demokrasi.” Jangan terlalu memerhatikan atau menggunakan energi 

terbaik Anda. Sejarah yaitu  sebuah sandiwara. Kelompok Illuminati 

mengendalikan semua politikus yang memiliki harapan sukses. 

Mereka mengendalikan media massa.

Buku Louis Kilzer diterbitkan oleh sebuah penerbitan sangat kecil 

di Navato CA. Hal ini menunjukkan kalau penerbit besar New York 

yang dikendalikan oleh bankir ingin menyimpan rahasia Bormann 

sama seperti Nazi.

310

Kita hidup di sebuah dunia dimana golongan atas yang berkuasa 

telah berubah menjadi kelompok rahasia yang menakutkan untuk 

bersekongkol melawan manusia. Kelompok ini menciptakan 

sebuah “Tatanan Dunia Baru” yang dilambangkan dengan puncak 

piramida yang belum selesai di Segel Agung AS. Lambang ini bisa 

ditemukan di semua tempat, namun  kita tidak boleh menentangnya. 

Keberhasilan tergantung pada kerelaan kita untuk mengkhianati 

saudara sebangsa, negara, dan peradaban kita serta membiarkan 

kekuatan berbahaya ini tumbuh di tengah-tengah kita.

*

311

Setelah serangan udara pertama Nazi ke London pada 7 September 1940 yang menewaskan 306 orang, Winston 

Churchill mengatakan, “Mereka menyambut saya dengan gegap-

gempita seolah-olah saya yang telah memberi mereka kemenangan, 

bukannya [dengan sengaja] mengebom rumah mereka sampai 

hancur.” (416)

Churchill mengatakan hal yang sebenarnya. Tanpa sepenge-

tahuan penduduk London, dia telah menolak usulan Hitler untuk 

mengecualikan sasaran sipil. Sebaliknya, dia mendorong Hitler untuk 

mengebom London dengan menyerang Berlin dan sasaran sipil lebih 

dulu.

Churchill mengatakan kepada Marsekal Angkatan Udaranya, 

“Jangan setengah-setengah menganiaya musuh” dan memerintahkan 

kabinetnya “mengebom sasaran militer, yang semakin diterjemahkan 

secara luas, tampaknya menjadi jalan pulang kita yang terbaik pada 

saat ini.” Dia menghalangi Palang Merah ketika ingin mengawasi 

korban rakyat sipil. (440)

Sebelum akhir September 1940, 7.000 penduduk London 

termasuk 700 anak-anak tewas. Di akhir perang, lebih dari 60.000 

Winston Churchill, 

dan Kelompok Illuminati

312

penduduk sipil Inggris dan 650.000 penduduk sipil Jerman tewas 

sebab  pengeboman “strategis.”

Pada 1940, Churchill harus mengalihkan serangan dari lapangan 

terbang RAF, namun  dia juga ingin memulai pertumpahan darah. 

Satu tahun berlalu dengan sedikit sekali aksi penyerangan. Perang 

ini  disebut dengan “perang palsu.” Hitler memberikan tawaran 

perdamaian yang sangat dermawan sehingga banyak orang Inggris 

yang ingin menerimanya.

Jika Inggris menerima perdamaian, maka tidak perlu ada 

pembantaian orang Yahudi secara besar-besaran.

Churchill menggambarkan Perang Dunia Kedua sebagai “perang 

paling tidak berguna dalam sejarah.” Namun, dia bekerja untuk para 

bankir di Kota ini  yang telah mengembalikan kerugiannya di 

bursa saham dan menyelamatkan rumah tercintanya di Chartwell dari 

penyitaan. Sebagai penderita manik-depresif, dia sangat menyukai 

hiruk-pikuk perang dan tidak peduli dengan rakyat biasa.

Ketika dia memberikan tanda “V”, orang-orang menganggap dia 

mengilhami mereka. Sebaliknya, dia sedang memberi isyarat tentang 

kesetiaannya kepada Setan. Tanda “V” yaitu  tanda klenik untuk salib 

yang terbalik atau “patah.”

Saya menyadari bahwa bukan sejarah manis yang diberikan 

kepada kita. Apa yang kita sebut “sejarah” sebagian besar yaitu  

propaganda, alias ditutup-tutupi.

Sumber saya untuk pernyataan di atas yaitu  buku “Churchill’s 

War” karya David Irving (Avon Books, 1987) yang memotong budaya 

menjilat yang menjadi ciri khas sebagian besar dokumen tentang 

Perang Dunia Kedua.

Churchill berperan penting dalam memulai Perang Dunia Kedua. 

Ini yaitu  langkah besar dalam sebuah program jangka panjang 

313

untuk memperbudak umat manusia dalam sebuah pemerintahan 

diktator dunia yang dijalankan oleh kelompok Illuminati (pemilik 

modal monopoli yang berkantor pusat di London.) 

Siapakah Winston Churchill?

Fakta penting tentang Winston Churchill yaitu  bahwa ayah dari 

ibunya yaitu  Leonard Jerome (dulunya bernama Jacobson, 1818-

1891) seorang spekulan dan rekan bisnis August Belmont (nama 

keluarganya Shoenberg 1813-1890) yang merupakan wakil utama 

Rothschild di Amerika.

Pernikahan Jennie Jerome dengan Randolph Churchill, putra 

kedua Duke of Marlborough, terlihat bahagia seperti kebanyakan 

pernikahan putri pemilik modal Yahudi dengan bangsawan Inggris 

yang boros.

Rupanya keberatan Malborough dapat teratasi dengan mas 

kawin sebesar 50.000 pounds, yang saat ini nilainya sekitar lima juta 

dolar. Meskipun demikian, mereka tidak menghadiri pernikahan 

ini  pada April 1874 dan sang Duchess menyebut Winston kecil, 

yang lahir tujuh bulan kemudian, sebagai “orang kaya baru.”

Para penulis biografi cenderung menggambarkan Churchill 

bukan sebagai orang “Inggris” asli dan menggunakan konsep orang 

Yahudi yang tidak tepat. Mengenai kelahiran “prematur” Churchill, 

William Manchester mengatakan, “Dia tidak sabar lagi untuk 

dilahirkan.” (“The Last Lion,” h.108)

Beatrice Webb mencatat sambil duduk di samping Churchill 

ketika makan malam, “Kesan pertama: gelisah, sangat ingin menang 

sendiri, sombong, berpikiran dangkal, dan suka membangkang 

sehingga nyaris tak tertahankan, namun  memiliki daya tarik pribadi 

314

tertentu…Lebih terlihat seperti spekulan Amerika dibandingkan  

bangsawan Inggris. Senang membicarakan tentang dirinya sendiri 

dan rencana kampanye pemilihannya…” (John Pearson, “The Private 

Lives of Winston Churchill,” h.114)

Sifat “keras” Churchill dipengaruhi oleh kenyataan bahwa 

orangtuanya mengabaikannya dan mengajarkan kepada dirinya 

untuk mendapat  kasih sayang dengan menjadi orang yang 

berhasil. Winston menjadi penulis yang berhasil pada usia 24 tahun 

dan menjadi menteri kabinet pada usia 33 tahun. Keberhasilannya 

dibantu oleh hubungan ibunya dengan Sindikat Rothschild, termasuk 

bankir yang berkuasa yang bernama Ernest Cassell. (Churchill juga 

ingin membersihkan nama baik ayahnya yang karier/kehidupan 

politiknya berhenti sebab  penyakit sifilis.)

Pada 1930-an, teman-teman Churchill yang bankir menunjuknya 

sebagai tokoh terkemuka dalam kelompok lobi mereka, “The Focus 

Group,” yang dipimpin oleh direktur British Shell yang seorang 

Zionis, Sir Robert Waley-Cohen. Churchill menjadi musuh utama dari 

“ketenangan” dan pada akhirnya menjadi hambatan utama untuk 

berdamai dengan Hitler.

Pada 1936, Perdana Menteri Stanley Baldwin mengatakan 

kepada delegasi yang dipimpin oleh Churchill, “Apabila terjadi 

perang di Eropa, saya lebih senang melihat orang Sosialis dan Nazi 

yang berperang.” Namun, ini bukan kebijakan yang dipikirkan oleh 

kelompok Illuminati. (61)

Menurut dokumen “Simfoni Merah,” kelompok Illuminati 

memerintahkan Hitler untuk mengendalikan Stalin dan memulai 

perang. Namun, Hitler tampaknya menjauhkan diri dari para bankir 

dengan mencetak uangnya sendiri. Ini yaitu  ancaman utama bagi 

“Revolusi” (yaitu kendali kelompok Illuminati di dunia.)

315

“Kejahatan tak termaafkan Jerman sebelum perang dunia kedua,” 

kata Churchill, “yaitu  upaya negara itu untuk melepaskan kekuatan 

ekonominya dari sistem perdagangan dunia dan menciptakan sistem 

perdagangan mereka sendiri yang akan menutup peluang keuangan 

dunia untuk mendapat  laba.” (Perkataan Churchill kepada Lord 

Robert Boothby yang dikutip dalam Pendahuluan Edisi ke 2, Sydney 

Rogerson, “Propaganda in the Next War” 2001, yang asli 1938.)

Beberapa Pertanyaan Yang Tak Terjawab

Hitler tidak ingin berperang melawan Inggris. Dia menganggap rakyat 

Inggris sebagai saudara satu bangsa dan takut jika terjadi perang di 

dua sektor yang terpisah secara geografis. Dia banyak mengajukan 

tawaran perdamaian dengan menjanjikan akan menegakkan 

Kerajaan Inggris sebagai imbalan sebab  telah membantunya di 

Eropa di mana dia menjanjikan wilayah otonomi nasional yang sangat 

besar (yaitu Vichy France.) Dia mengirimkan Wakilnya, Rudolph Hess 

ke Inggris untuk memohon perdamaian pada Mei 1941. Churchill 

memerintahkan untuk menjebloskan Hess ke dalam penjara. Setelah 

penyerbuan Hitler ke Rusia pada Juni 1941, kebijakannya terhadap 

orang Yahudi berubah dari pengusiran menjadi pembantaian 

besar-besaran. Dia menganggap paham Komunisme Rusia sebagai 

perwujudan orang Yahudi. Jerman semakin sering terlibat dalam 

perang pembantaian besar-besaran.

Hal ini tidak akan terjadi seandainya Inggris menerima tawaran 

perdamaian, atau bersedia menyerah dengan syarat. Namun, 

menyerahkan Rusia tidak pernah ada dalam rencana. Perkataan FDR 

yang terkenal mengatakan bahwa dalam dunia politik tidak ada yang 

terjadi secara kebetulan. Semuanya telah direncanakan.

316

Tujuan kelompok Illuminati dalam Perang Dunia Kedua meliputi 

tujuan ekonomi, politik, dan pemujaan setan, yaitu memperkaya diri 

mereka sambil menghancurkan semua negara di Eropa (termasuk 

Inggris) sambil mengorbankan jutaan orang untuk tuhan mereka, 

Setan.

Pembantaian besar-besaran orang Yahudi juga menjadi bagian 

dari rencana ini  yaitu untuk membenarkan pendirian negara 

“Yahudi” Freemason.

Bernard Wasserstein menulis, “Selama dua tahun pertama 

perang, ketika pemerintah Jerman berusaha keras mengamankan 

kepergian besar-besaran orang Yahudi dari Reich dan agar Nazi tidak 

menduduki wilayah ini , Pemerintah Inggris-lah yang memimpin 

penutupan rute pelarian dari Eropa agar tidak bisa dilewati oleh para 

pengungsi Yahudi.” (“Britain and Jews of Europe,” 1939-1945, h.345.)

Nilai dari sejarah yaitu  untuk mengingat bahwa tidak ada 

yang berjalan seperti apa adanya. Semuanya dijalankan sesuai 

dengan sebuah rencana yang berusia berabad-abad. Ketika sinar 

peradaban 


Related Posts:

  • illumination 8 ia memang sedang berusaha mencemarkan nama baik Hitler. Mungkin pada zaman itu dilarang.] Hitler “terus diejek oleh teman-temannya.”Menurut Mayr, Jenderal Erich Ludendorff (1865-1937) pahlawan Perang Duni… Read More